RIAU ONLINE, PEKANBARU — Keberadaan juru parkir (jukir) liar kembali menjadi sorotan di Kota Pekanbaru. Seorang jukir kedapatan menarik uang parkir dari pengunjung di area parkir Indomaret kawasan Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa 6 Oktober 2026.
Jukir tersebut langsung ditertibkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru setelah ditemukan menarik pungutan parkir di lokasi tersebut.
Menanggapi kejadian itu, Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Faisal Islami, meminta Dishub tidak sekadar melakukan penertiban sesaat, tetapi mengevaluasi secara menyeluruh sistem pengelolaan dan pengawasan parkir di Kota Pekanbaru.
Menurut Faisal, munculnya kembali jukir liar menunjukkan bahwa pengawasan di lapangan masih perlu diperkuat.
"Kejadian seperti itu terus berulang, jadi kita minta Dishub mengevaluasi total," kata Faisal, Kamis 8 Oktober 2026.
Ia menegaskan, penataan parkir harus dilakukan secara serius agar masyarakat merasa nyaman dan aman ketika memarkirkan kendaraan.
"Jangan ada keluhan lagi dari masyarakat soal parkir," tegasnya.
Selain pengawasan, Faisal meminta Dishub memastikan seluruh jukir yang bertugas di lapangan menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Ia juga mengingatkan para jukir agar tidak menarik tarif di luar ketentuan resmi Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Tarif parkir sudah jelas. Kalau parkir kendaraan roda dua itu Rp1 ribu dan roda empat Rp2 ribu. Jangan melebihi di luar itu," ujarnya.
Faisal bahkan menegaskan, jika pengendara sepeda motor memberikan uang Rp2 ribu, jukir wajib mengembalikan kelebihan pembayaran sebesar Rp1 ribu.
"Kalau pengendara motor kasih uang Rp2 ribu, kembalikan Rp1 ribu," tegasnya.
Politisi NasDem tersebut juga meminta Kepala UPT Parkir yang baru dilantik segera melakukan pembenahan. Pengawasan terhadap para jukir di lapangan, menurutnya, harus diperkuat agar praktik pungutan di luar ketentuan tidak kembali terjadi.
Faisal menekankan, persoalan jukir liar tidak seharusnya baru ditangani setelah kasus tersebut viral di media sosial atau ramai dikeluhkan masyarakat.
"Ini tugas Kepala UPT Parkir yang baru untuk membereskan soal jukir-jukir ini. Jangan nunggu viral baru turun," pungkas Faisal.

