Pemkab Siak Libatkan Perusahaan untuk Revitalisasi Jalan Rusak Parah

Pemkab-Siak-Libatkan-Perusahaan-untuk-Revitalisasi-Jalan-Rusak-Parah.jpg
Bupati Siak Afni Zulkifli meninjau langsung Revitalisasi jalan Sungai Rawa melalui dana CSR PT Ekasapta Paramita Energi sepanjang 6,4 Kilometer. (Hendra Dedafta/Riau Online)

RIAU ONLINE, SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak menggandeng perusahaan untuk mempercepat penanganan infrastruktur jalan. Salah satunya melalui revitalisasi Jalan di Kampung Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Sungai Rawa, Rabu 30 September 2026.

Bupati Siak Afni Zulkifli, meninjau langsung proses revitalisasi jalan tersebut. Pekerjaan dilakukan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Ekasapta Paramita Energi (EPE).

Revitalisasi dilakukan dengan penimbunan menggunakan material batu kerikil atau base course (BES B2) dari kawasan jembatan setelah PT EPE menuju simpang empat Pelabuhan Buton.

Jalan tersebut sebelumnya berada dalam kondisi rusak parah dan dikeluhkan masyarakat karena menyulitkan aktivitas warga. Bupati Siak Afni Zulkifli, mengapresiasi PT EPE yang telah mengambil bagian dalam membantu pemerintah menangani persoalan infrastruktur.

Menurut Afni, keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat pemerintah tidak dapat sekaligus membangun seluruh ruas jalan yang membutuhkan penanganan.

Karena itu, Pemkab Siak membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan melalui program CSR untuk membantu pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Duit APBD kita tidak cukup untuk membangun semua jalan maka kita gandeng perusahaan melalui CSRnya ikut membangun dan memperbaiki jalan yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.



Afni mengatakan, revitalisasi menggunakan material batu kerikil memang belum sampai pada tahap pengaspalan. Namun, setidaknya dapat meningkatkan kondisi jalan sehingga masyarakat lebih mudah dan aman melintas dibandingkan sebelumnya.

“Memang belum bisa kita bangun dengan aspal, tetapi dengan revitalisasi menggunakan BES B2 ini setidaknya masyarakat lebih mudah melewati jalan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, kolaborasi dengan perusahaan akan terus dilakukan di sejumlah wilayah Kabupaten Siak. Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengandalkan APBD dalam mengejar kebutuhan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mengoptimalkan dukungan dari perusahaan.

“Komitmen kita menggandeng semua perusahaan untuk membangun jalan di Kabupaten Siak. Tahun ini melalui CSR perusahaan, di tahun ini target yang akan terbangun hampir 30 kilometer jalan,” kata Afni.

Selain dukungan melalui CSR, Pemkab Siak juga menyiapkan pembangunan infrastruktur jalan melalui skema Dana Bagi Hasil (DBH) sawit. Ruas jalan yang masuk dalam program tersebut nantinya dibangun hingga tahap pengaspalan seperti yang sedang  dikerjakan di Lanjung arah ke Kampung Tumang. 

Manager PT Ekasapta Paramita Energi,  Dahlan, mengatakan revitalisasi Jalan Sungai Rawa telah dimulai sejak beberapa hari sebelumnya. Perusahaan menggunakan dana CSR untuk melakukan penimbunan dan perbaikan badan jalan sepanjang 6,4 kilometer.

Untuk mempercepat pekerjaan, perusahaan telah menurunkan tiga unit alat berat yang digunakan untuk mendukung proses penimbunan dan pemerataan material di sepanjang ruas jalan. 

Menurutnya, pekerjaan tersebut juga direncanakan mendapat dukungan alat berat dari Pemkab Siak. Perusahaan bahkan akan menambah alat berat agar proses pengerjaan dapat diselesaikan lebih cepat.

“Kita kerjakan bertahap supaya material tidak memenuhi badan jalan dan mengganggu lalu lintas masyarakat. Perusahaan juga berencana menambah alat berat agar pekerjaan ini bisa lebih cepat selesai,” ujarnya.

Ia menambahkan, revitalisasi tersebut merupakan bentuk inisiatif dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kegiatan ini merupakan inisiatif perusahaan sebagai bentuk kontribusi untuk masyarakat sekitar,” tutupnya.