RIAU ONLINE, PEKANBARU - Maraknya aksi kejahatan di Kota Pekanbaru membuat sejumlah warga mulai merasa khawatir. Sejumlah peristiwa kriminal yang terjadi belakangan ini turut memunculkan sorotan masyarakat terhadap keamanan dan patroli kepolisian di wilayah Kota Bertuah.
Salah satu kejadian menonjol terjadi di Jalan Kaharudin Nasution, Pekanbaru, Rabu, 23 September 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. Seorang mahasiswa menjadi korban pembegalan yang dilakukan oleh dua pria tidak dikenal.
Dalam kejadian tersebut, korban bahkan mengalami pembacokan. Akibat luka yang dialami, korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa ini turut viral usai diunggah akun Instagram @viralpekanbaru dan mendapat sorotan warganet.
Sejumlah warganet mempertanyakan keamanan di Pekanbaru serta meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan. Tidak sedikit warganet yang menyebut akun Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.
"Kacau ini Pekanbaru, mana pihak kepolisian Kita Pekanbaru," ujar Dik***.
"Sudah hampir setiap sisi kota Pekanbaru seperti ini tidak ada tindakan dari aparat kepolisian untuk memperketat pengamanan, harusnya ada tindakan," sindir bung***.
"Tolong pak, untuk apa personel kepolisian banyak tapi jam kerja sampai sore," sentil Arif***.
"Tolong patroli ditingkatkan lagi pak polisi," ujar Zul** sambil tag @herryheryawan.
"Tolong tingkatkan keamanan pak @herryheryawan," pinta Putr***.
Warganet bahkan mengibaratkan kondisi Pekanbaru seperti Gotham City yang ada di film Batman, dan menandai akun Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.
"Sudah macam Gotham City ini Pekanbaru pak @agungnugroho, kapan polisi bisa patroli lakukan pengamanan," kata Ek***.
"Makin parah Pekanbaru ini jendral @herryheryawan, hampir tiap malam ada kejadian dari begal hingga bawa pistol," kata Fer***.
Sementara itu, Eko menilai kondisi keamanan di Pekanbaru semakin mengkhawatirkan. Ia juga menandai akun Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Kapolda Riau Herry Heryawan.
"Keamanan di Pekanbaru semakin buruk, Pekanbaru tidak aman lagi," tutup Eko.
Rangkaian komentar tersebut menunjukkan keresahan sebagian netizen setelah terjadinya aksi begal terhadap mahasiswa di Jalan Kaharudin Nasution.
Warganet terutama meminta patroli dan pengamanan ditingkatkan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan serupa.
Sementara itu, korban pembacokan dalam aksi begal tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.

