Erupsi Anak Krakatau, 15 Penerbangan Dari dan Menuju Pekanbaru Batal

Jadwal-penerbangan-batal-di-ssk-II.jpg
Jadwal penerbangan yang dibatalkan di Bandara SSK II Pekanbaru, Senin, 7 September 2026. (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap aktivitas penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Sebanyak 15 penerbangan terpaksa mengalami pembatalan akibat penyebaran abu vulkanik (volcano ash) di ruang udara serta adanya penyesuaian operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

Executive General Manager Bandara Internasional SSK II, Achmad menyebutkan pembatalan penerbangan dilakukan sebagai langkah untuk menjaga keselamatan penumpang dan kru pesawat.

Berdasarkan data monitoring hingga pukul 06.00 WIB, penerbangan yang terdampak terdiri dari sejumlah maskapai dengan rute Pekanbaru-Jakarta maupun sebaliknya.

“Penerbangan tersebut yakni Pelita Air 329 rute Pekanbaru-Jakarta, Pelita Air 320 rute Jakarta-Pekanbaru, dan Pelita Air 321 rute Pekanbaru-Jakarta,” ujarnya, Senin, 7 September 2026.



Kemudian Citilink 936 rute Jakarta-Pekanbaru, Citilink 937 dan 939 rute Pekanbaru-Jakarta. Selanjutnya Lion Air 292 rute Jakarta-Pekanbaru serta Lion Air 393 rute Pekanbaru-Jakarta.

Pembatalan juga terjadi pada Batik Air 6852 rute Jakarta-Pekanbaru dan Batik Air 6857 rute Pekanbaru-Jakarta, serta Super Air Jet 919 rute Pekanbaru-Jakarta.

Sementara itu, dari maskapai Garuda Indonesia, penerbangan yang terdampak yakni Garuda 172 dan 174 rute Jakarta-Pekanbaru serta Garuda 175 dan 177 rute Pekanbaru-Jakarta.

Pihak Bandara SSK II telah berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak pembatalan maupun penundaan penerbangan.

Selain itu, pembaruan informasi mengenai jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau terus dilakukan secara berkala.

Masyarakat yang hendak bepergian melalui Bandara SSK II diimbau untuk terus memantau status penerbangannya dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal keberangkatan.

Manajemen Injourney Airports Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II juga memastikan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan bandara terus dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada pengguna jasa di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.