RIAU ONLINE, PEKANBARU – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi I DPRD Kota Pekanbaru bersama Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta aparat kepolisian ke sejumlah gelanggang permainan (gelper) di Jalan Riau, Kota Pekanbaru, memunculkan tanda tanya besar.
Pasalnya, saat tim gabungan tiba di lokasi, tidak ditemukan satu pun pemain yang tengah beraktivitas.
Kondisi tersebut menimbulkan dugaan rencana sidak telah lebih dulu diketahui oleh pihak pengelola sehingga lokasi yang biasanya ramai pengunjung mendadak kosong saat petugas datang.
Sidak menyasar dua lokasi gelper yang belakangan menjadi sorotan publik, yakni Gelper Pokemon dan Binggo.
Di Pokemon sebagai lokasi pertama, tim gabungan hanya mendapati sejumlah pekerja yang berada di dalam area permainan. Sementara para pengunjung yang biasanya memadati lokasi tidak terlihat sama sekali.
Situasi yang lebih mencolok justru ditemukan di Gelper Binggo. Saat rombongan sidak memasuki lokasi, bangunan tersebut tampak kosong tanpa aktivitas. Tidak ada pengunjung maupun pekerja yang ditemukan di dalam area permainan.
Petugas hanya mendapati deretan mesin permainan yang masih berada di tempat serta sejumlah kursi yang terlihat ditumpuk di beberapa sudut ruangan.
Kondisi itu menimbulkan kesan jika aktivitas di lokasi sengaja dihentikan sebelum kedatangan tim gabungan.
Sejumlah pihak yang ikut dalam sidak mengaku heran dengan kondisi tersebut. Pasalnya, berdasarkan informasi yang diterima sebelumnya, kedua lokasi itu disebut masih beroperasi dan kerap ramai dikunjungi masyarakat.
Tidak ditemukannya aktivitas permainan maupun pengunjung saat sidak berlangsung memunculkan dugaan adanya kebocoran informasi terkait agenda pemeriksaan tersebut. Dugaan itu semakin menguat karena kedua lokasi yang menjadi target sidak sama-sama dalam kondisi sepi ketika petugas datang.
Meski demikian, tim gabungan tetap melakukan pemeriksaan terhadap legalitas usaha, kondisi bangunan, serta sarana yang berada di lokasi. Hasil sidak tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi instansi terkait.
Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap berbagai bentuk usaha yang menjadi perhatian masyarakat, termasuk gelanggang permainan yang diduga beroperasi tidak sesuai ketentuan.
Selain itu, dugaan kebocoran informasi sidak juga menjadi perhatian serius agar pengawasan yang dilakukan pemerintah dan aparat penegak hukum dapat berjalan efektif serta tidak kehilangan esensinya dalam menegakkan aturan.

