Diduga Begal, Pemuda di Rumbai Dipukul, Dirampok, Motor Dirampas

diduga-korban-begal-di-rumbai.jpg
Diduga korban begal di Rumbai (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan masyarakat Kota Pekanbaru. Seorang pemuda diduga menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Senin, 15 Juli 2026.

Pada peristiwa itu, korban yang belum diketahui identitasnya tersebut kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BM 2487 JO setelah dirampas oleh sekelompok pelaku yang diduga telah mengincarnya sejak di perjalanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun RIAU ONLINE, saat itu korban sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahnya. Namun ketika melintas di lokasi kejadian yang relatif sepi, korban tiba-tiba dipepet oleh dua unit sepeda motor Honda Beat yang ditumpangi empat orang, terdiri dari tiga pria dan satu perempuan.

Korban yang tidak menyangka akan menjadi sasaran kejahatan mendadak panik ketika para pelaku menghentikan lajunya. 

Salah seorang pelaku kemudian memukul wajah korban menggunakan benda yang belum diketahui jenisnya hingga tidak mampu melakukan perlawanan.


Setelah berhasil melumpuhkan korban, para pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Vario milik korban dan melarikan diri ke arah yang belum diketahui.

Situasi di lokasi saat kejadian semakin menyulitkan korban untuk meminta pertolongan. Hujan yang mengguyur kawasan tersebut membuat jalanan tampak lengang dan hampir tidak ada kendaraan yang melintas.

Beberapa saat setelah para pelaku kabur, korban akhirnya mendapat pertolongan dari warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. 

Warga kemudian membantu korban dan menyarankannya untuk segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kejahatan jalanan yang terjadi pada malam hingga dini hari di wilayah Pekanbaru. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas seorang diri pada jam-jam rawan.

Warga berharap aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut dan menangkap para pelaku agar tidak kembali memakan korban.