Pekanbaru Rawan Begal: Warganet Sebut Kota Tak Lagi Aman, Desak Polisi Perbanyak Patroli

ilustrasi-begal6.jpg
ilustrasi begal (Gemini AI)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Maraknya aksi begal yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Kota Pekanbaru kembali memicu keresahan masyarakat. 

Meski sejumlah pelaku telah berhasil ditangkap aparat kepolisian, kejahatan jalanan itu masih terus terjadi hingga memicu rasa takut bagi warga yang beraktivitas, terutama pada malam hingga dini hari.

Beberapa kasus begal yang sempat viral di media sosial bahkan berhasil diungkap oleh jajaran kepolisian. Sejumlah pelaku telah diamankan oleh Polsek Binawidya maupun Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau.

Dalam beberapa penangkapan, polisi juga terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada pelaku yang mencoba melawan saat proses penangkapan.

Namun, keberhasilan aparat dalam mengungkap kasus-kasus tersebut rupanya belum mampu sepenuhnya menghentikan aksi para pelaku kejahatan jalanan lainnya. 

Masyarakat menilai situasi keamanan di Kota Pekanbaru masih mengkhawatirkan karena kasus begal, pencurian kendaraan bermotor, hingga tindak kriminal lainnya terus bermunculan.

Kondisi itu terlihat dari beragam komentar warganet yang membanjiri akun Instagram @viralpekanbaru, Rabu, 17 Juni 2026. Warganet mengungkapkan kekhawatiran sekaligus harapan agar aparat keamanan lebih meningkatkan patroli di titik-titik yang dianggap rawan.

Salah seorang warganet bernama Ridwan mengaku prihatin dengan kondisi keamanan saat ini. Menurutnya, Pekanbaru sudah tidak lagi memberikan rasa aman seperti sebelumnya.

"Gak aman lagi Pekanbaru ya, polisi Pekanbaru gak ada kerjanya ya, sekarang makin gak aman," tulis Rid**.


Komentar serupa juga disampaikan akun lain yang menilai tindak kriminal semakin sering terjadi tanpa menunjukkan tanda-tanda penurunan.

"Padahal setiap hari ada saja kejadian begal, maling, ranmor. Bukannya habis malah makin banyak," tulis Maya.

Kekecewaan dan sindiran juga muncul dari sejumlah warganet yang menyoroti keberanian para pelaku begal yang terus beraksi meski banyak rekannya telah ditangkap.

"Begal dilindungi dan tak boleh dilawan," sindir salah satu pengguna media sosial.

Sementara itu, akun lainnya mengaku ngeri melihat perkembangan situasi keamanan di ibu kota Provinsi Riau tersebut.

"Ngeri Pekanbaru sekarang, untuk para begal kalau berani satu lawan satu dan gak pakai sajam," tulis ha***

Komentar lain juga menyebut bahwa citra Kota Pekanbaru sebagai kota yang nyaman mulai terkikis akibat maraknya kejahatan jalanan.

"Pekanbaru serem amat ya sekarang," ujar ay**.

Selain menyampaikan keluhan, banyak warga juga memberikan masukan kepada aparat kepolisian agar lebih aktif melakukan patroli, khususnya di kawasan yang minim penerangan dan sering menjadi lokasi tindak kriminal.

"Polisi harusnya patroli daerah rawan begal dan gelap," pinta pa***

Harapan senada juga datang dari warga yang menilai patroli rutin dapat menjadi langkah pencegahan efektif untuk menekan angka kejahatan.

"Sudah tahu banyak begal harusnya polisi makin rutin patroli di jalan," timpal no**.

Fenomena maraknya aksi begal ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak. Selain meningkatkan kewaspadaan masyarakat, sinergi antara warga dan aparat penegak hukum dinilai sangat penting untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kriminal.