BBM Naik-Kurs Rupiah Turun, Mahasiswa Tuntut Evaluasi Kinerja Presiden di DPRD Riau

demo-mahasiswa-uir-di-dprd-riau.jpg
Mahasiswa UIR unjuk rasa di depan Gedung DPRD Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Kamis, 11 Juni 2026 (WINDA MAYMA TURNIP/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ratusan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) menggelar unjuk rasa menuntut evaluasi kinerja Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pasca 600 hari kepemimpinannya. 

Aksi demonstrasi ini digelar di depan Gedung DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Kamis, 11 Juni 2026, sejak pukul 12.00 WIB. 

Dalam orasinya, koordinator aksi mengatakan bahwa krisis terus terjadi di Indonesia dalam jangka waktu 600 hari tersebut. Mulai dari kurs rupiah yang turun terhadap dollar, harga BBM yang tiba-tiba mengalami kenaikan, hingga harga kebutuhan pokok yang terus naik.


"BBM tiba-tiba naik, dollar naik, petani bukannya semakin sejahtera tapi semakin terpuruk, bahan baku terus naik," ujarnya.

Massa mahasiswa juga meminta revolusi. Pasalnya, hingga saat ini krisis yang terjadi belum bisa diatasi.

Sementara itu, aksi demonstrasi ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian dan belum ada anggota DPRD Provinsi Riau yang menemui massa.