RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dalam rangka memperingati Pekan Jamu Nasional 2026, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan interaktif yang mengusung tema "Menjamu Masa Depan dengan Jamu".
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga dari berbagai kalangan berbondong-bondong mengunjungi stan BBPOM untuk menikmati jamu tradisional gratis yang disediakan, mulai dari kunyit asam hingga beras kencur.
Selain menyegarkan, minuman herbal tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan kembali kekayaan warisan budaya kesehatan Indonesia kepada masyarakat.
Tak sekadar membagikan jamu, BBPOM Pekanbaru juga mengajak masyarakat lebih cerdas dalam memilih produk jamu yang aman dikonsumsi.
Melalui Tim Informasi dan Komunikasi (Infokom), pengunjung diberikan edukasi mengenai bahaya jamu yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO), yang dapat menimbulkan risiko serius terhadap kesehatan, terutama pada organ hati dan ginjal.
"Kami ingin masyarakat semakin memahami bahwa jamu yang aman adalah jamu yang tidak mengandung Bahan Kimia Obat," ujar Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander.
Ia menjelaskan produk yang dicampur BKO bisa memberikan efek instan, tetapi berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Sebagai bagian dari edukasi, BBPOM menghadirkan Pojok Jamu BKO yang menampilkan berbagai contoh produk jamu ilegal dan berbahaya yang telah ditarik dari peredaran.
Fasilitas ini menjadi daya tarik tersendiri karena memungkinkan masyarakat mengenali langsung ciri-ciri produk yang tidak memenuhi standar keamanan.
Melalui momentum Pekan Jamu Nasional 2026, BBPOM Pekanbaru terus mengampanyekan pentingnya budaya Cek KLIK, yakni Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk.
"Mari jadikan jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia. Namun yang terpenting, pastikan jamu yang dikonsumsi aman, terdaftar, dan bebas dari Bahan Kimia Obat," ujarnya.
"Dengan begitu, kita dapat menjaga kesehatan hari ini sekaligus menjemput masa depan yang lebih sehat," tegas Alex.

