RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ratusan massa membludak dan memenuhi Jalan Teratai, tepatnya di depan Gedung Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru, Rabu, 3 Juni 2026. Massa ini merupakan simpatisan dari Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di Pemprov Riau.
Akibat jumlah massa yang memadati Jalan Teratai sejak pukul 08.00 WIB, pihak kepolisian menutup akses masuk menuju Jalan Teratai dari arah Jalan KH Ahmad Dahlan.
Hal ini dilakukan untuk mengurai kemacetan di area tersebut. Bagi pengendara yang hendak melintas ke Jalan Teratai, dapat mengambil jalan pintas dari Jalan Jenderal Ahmad Yani menuju Gang Pelita, atau dari Jalan KH Ahmad Dahlan masuk melalui gang Ikhlas menuju Jalan Dahlia.
Pantauan Riauonline, hingga pukul 10.49 WIB, ratusan massa masih terus berdatangan dan memadati area sekitar PN. Sejumlah pedagang kaki lima bahkan mulai menggelar dagangannya di lokasi keramaian.
Dalam ruang sidang Abdul Wahid yang menghadirkan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, simpatisan juga tampak memenuhi ruangan. Petugas keamanan bahkan hingga membatasi dan menahan sejumlah orang yang hendak masuk karena ruangan sudah penuh.
"Ruangan sudah penuh, harus menunggu ada yang keluar dulu baru bisa masuk," ujar seorang simpatisan yang menunggu untuk masuk ruang sidang.
Meskipun dipadati oleh ratusan massa, proses sidang masih berlangsung dengan kondusif. Massa duduk dan menunggu diluar sambil sesekali berteriak agar Abdul Wahid dibebaskan.

