DPRD Riau Minta Pemprov Tambah Anggaran Beasiswa dari Penghematan WFH ASN

Banggar-DPRD-Riau-Bahas-KUA-PPAS-2026-Bersama-TAPD-6.jpg
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Andi Dharma Taufik (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Andi Dharma Taufik meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk menambah anggaran beasiswa bagi siswa dan mahasiswa di Provinsi Riau. 

Anggaran ini bisa diambil dari anggaran konsumsi, listrik dan operasional lainnya, yang berhasil dihemat dari kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN Pemprov Riau.

"Sudah 1 bulan sejak ASN Pemprov Riau melakukan WFH dan pasti ada efisiensi anggaran. Saya minta agar anggaran yang berhasil dipangkas itu bisa dialihkan ke beasiswa saja," ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, beasiswa ini sangat diperlukan untuk mendukung pendidikan generasi muda di Provinsi Riau. 


"Tentu ini akan membantu anak-anak kita untuk melanjutkan pendidikannya di tingkat SMA dan sarjana," jelasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi mengatakan anggaran Pemprov Riau untuk beasiswa adalah sebesar Rp62 miliar dengan total penerima sebanyak 3.644 mahasiswa pada tahun 2026.

Menurutnya, beasiswa ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang didalamnya termasuk janji menghadirkan Satu Rumah Satu Sarjana.

"Rp62 miliar dalam APBD kita. Ini adalah bagian dari RPJMD, yakni Satu Rumah Satu Sarjana," pungkasnya.