Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil Buka Akses Aman untuk Anak Sekolah

Jembatan-Merah-Putih-Presisi-di-Rohil.jpg
Jembatan Merah Putih Presisi di Rohil menjadi akses penyeberangan anak sekolah (Dok. Brimobda Riau)

RIAU ONLINE, ROHIL - Polri mendukung pembangunan sosial masyarakat melalui pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Jalan Kampung Aman, Kepenghuluan Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis, 21 Mei 2026.

Pembangunan jembatan yang diprakarsai oleh Brimob Polda Riau itu kini telah rampung 100 persen dan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses penyeberangan yang aman, terutama bagi anak-anak yang setiap hari harus melintasi jalur tersebut untuk pergi ke sekolah.

Jembatan sepanjang 18 meter dengan lebar 2,5 meter itu berhasil diselesaikan hanya dalam waktu 12 hari kerja.

Personel Satgas Darurat Pembangunan Infrastruktur Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II bekerja selama delapan jam setiap hari bersama masyarakat setempat demi mempercepat proses pembangunan.

Rasa syukur dan kebahagiaan warga pun tampak dalam kegiatan doa bersama dan syukuran sederhana yang digelar di sekitar lokasi jembatan. Tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga para pelajar turut hadir menyaksikan berdirinya jembatan yang kini menjadi penghubung utama aktivitas warga.

Komandan Satuan Brimob Polda Riau, I Ketut Gede Adi Wibawa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas yang telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan tepat waktu.


Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat di daerah terpencil.

"Melalui program Jembatan Merah Putih Presisi ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang aman dan layak untuk beraktivitas," ujar Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa.

"Terutama bagi anak-anak pelajar yang setiap hari melintasi jalur ini menuju sekolah. Kehadiran Brimob harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," sambungnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari semangat gotong royong antara personel kepolisian dan masyarakat setempat.

"Sinergi dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam setiap program kemanusiaan yang kami jalankan. Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama demi kepentingan masyarakat luas," tambahnya.

Program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi sendiri merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional yang sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam memperkuat keselamatan masyarakat pedesaan, meningkatkan akses pendidikan, serta memperluas pembangunan inklusif di wilayah terpencil.

Dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, masyarakat Kepenghuluan Sungai Bakau kini dapat menikmati akses yang lebih aman dan nyaman untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. 

"Ini menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat, membawa harapan baru bagi masa depan pendidikan anak-anak di wilayah pesisir Kabupaten Rokan Hilir," pungkasnya.