RIAU ONLINE, SIAK - Aksi pencurian di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, kian meresahkan warga. Dalam beberapa pekan terakhir, maling disebut bebas beraksi menyasar sepeda motor, mesin diesel traktor sawah, dinamo air, angkong hingga peralatan rumah tangga milik warga.
Keluhan warga ramai bermunculan di media sosial dan grup WhatsApp kampung. Salah satunya disampaikan Rini Vivo Mci, warga Kampung Temusai, usai rumahnya dibobol maling beberapa hari lalu.
“Lagi-lagi kelakuan maling. Hidup ini singkat sobat, haruskah mencari nafkah yang tidak halal,” tulisnya dalam status Facebook yang viral di kalangan warga Bungaraya.
Tak hanya rumah Rini, sejumlah warga Kampung Temusai juga mengaku menjadi korban pencurian. Ruby, warga setempat, mengatakan rumah orang tuanya kehilangan dua dinamo dan sebuah angkong.
“Di rumah mamak kami juga hilang dua dinamo dan angkong dicuri maling, sudah lapor tapi belum ada tindak lanjutnya,” keluh Ruby di grup WhatsApp warga.
Aksi maling juga menyasar alat pertanian milik warga. Budi, pemilik bengkel di Kampung Temusai, mengaku mesin diesel traktor sawah miliknya hilang meski diparkir di depan rumah.
“Mesin diesel depan rumah saya hilang. Diduga malingnya sudah profesional, karena setelah dicuri terpalnya ditutup kembali,” ungkap Budi, Rabu 13 Mei 2026.
Ia menduga pencurian terjadi malam hari. Saat itu dirinya sempat mendengar suara mencurigakan, namun tidak sempat memeriksa keluar rumah.
“Semalam sempat dengar suara glodak seperti orang bongkar mesin, tapi tidak saya lihat,” tambahnya.
Keresahan serupa disampaikan Atun, warga Kampung Bungaraya. Ia menyebut rumah adiknya juga dibobol maling hingga sepeda motor dan uang tunai raib dibawa pelaku.
“Motor dan uang hilang dibawa maling. Semoga pelakunya cepat ditangkap karena sudah sangat meresahkan masyarakat,” harapnya
Menanggapi maraknya aksi pencurian, Penghulu Kampung Temusai Samsudin, mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dan kembali mengaktifkan ronda malam atau siskamling di lingkungan masing-masing.
“Sekarang memang lagi musim maling di kampung kita maupun kampung lain di Bungaraya. Saya mengajak masyarakat kembali mengaktifkan siskamling di setiap RT dan RW agar kampung lebih aman,” ujarnya.

