RIAU ONLINE, PEKANBARU – Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan sinkronisasi data kebutuhan hewan kurban di setiap masjid di Kota Pekanbaru.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pemerataan pembagian hewan kurban saat Hari Raya Iduladha 2026 mendatang.
Markarius mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah meminta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mendata kondisi dan kebutuhan kurban di seluruh masjid agar distribusinya dapat berjalan lebih merata.
“Kita sudah minta kepada Kesra agar ada sinkronisasi data masjid-masjid. Sehingga nantinya hewan kurban bisa diberikan secara merata sesuai kebutuhan,” ujarnya, Senin 11 Mei 2026.
Menurutnya, pemerataan hewan kurban sangat penting agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat kurban, termasuk warga yang berada di kawasan pinggiran kota.
“Jangan sampai ada masjid yang banyak kurbannya, dan ada masjid yang tidak kebagian sama sekali, misalnya yang di pinggiran kota. Jadi, kalau ada masjid yang kurbannya belum cukup, bisa disubsidi dari masjid lain yang punya banyak kurban,” jelasnya.
Selain fokus pada pemerataan hewan kurban, Pemko Pekanbaru juga mulai mempersiapkan pelaksanaan Iduladha agar berjalan lancar dan sesuai syariat.
Markarius menyebut pemerintah turut mendukung program sertifikasi halal bagi juru sembelih hewan kurban yang dilatih di sejumlah masjid di Pekanbaru.
“Kita juga sudah support untuk sertifikasi halal bagi juru sembelih yang dilatih di masjid-masjid kita di Pekanbaru. Dengan demikian, kita berharap agar pelaksanaan hari kurban berlangsung dengan khidmat dan ridho dari Allah SWT,” pungkasnya.

