Panel dan Kabel Lampu Dicuri, Sabarudi Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Umum

Anggota-DPRD-Pekanbaru-Sabarudi-8.jpg
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Aksi pencurian fasilitas umum kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Sejumlah panel dan kabel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Sekolah, Kecamatan Payung Sekaki, dilaporkan hilang dicuri orang tak dikenal (OTK). Akibatnya, ruas jalan tersebut kini gelap gulita dan membahayakan pengguna jalan.

Menanggapi kejadian ini, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi meminta pemerintah kota segera memperkuat pengawasan terhadap fasilitas umum, khususnya jaringan PJU yang kerap menjadi sasaran pencurian.

“Ini bukan pertama kali terjadi. Pencurian kabel dan panel PJU sudah berulang, dan ini sangat merugikan masyarakat. Kita minta pengawasan diperketat dan ada langkah tegas agar kejadian serupa tidak terus terulang,” ujar Sabarudi, Rabu 15 April 2026.

Politisi PKS ini menilai, kondisi jalan yang gelap akibat lampu PJU padam berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serta tindak kriminal di malam hari. Karena itu, penanganan cepat dan pencegahan harus menjadi prioritas pemerintah.

“Kalau lampu jalan padam, tentu membahayakan pengendara dan masyarakat. Ini harus segera ditangani, jangan sampai dibiarkan berlarut,” tegasnya.

Sabarudi juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk menjaga aset publik agar tidak mudah dirusak atau dicuri.


“Kita juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas umum. Ini milik bersama, jadi harus kita rawat bersama,” tambahnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyayangkan maraknya aksi pencurian kabel dan panel PJU di sejumlah titik, seperti di Jalan SM Amin dan Jalan Jenderal Sudirman Ujung.

“Sudah kita lapor polisi. Kabel-kabel PJU ini banyak dicuri,” kata Agung, Selasa 14 April 2026.

Ia menjelaskan, pencurian kabel yang saling terhubung menyebabkan banyak lampu jalan padam, bahkan berdampak pada sistem pengawasan seperti CCTV.

“Kita juga memperkuat CCTV untuk pengawasan. Tapi ketika kabel dicabut, CCTV juga ikut mati,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum agar tetap berfungsi dengan baik demi kepentingan bersama.