RIAU ONLINE, PEKANBARU - Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Riau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi kontijensi di wilayah Provinsi Riau.
Brimob Riau berkoordinasi dengan Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menegaskan langkah strategis melalui kegiatan koordinasi lintas instansi.
Mengusung semangat “Sagang” yang mencerminkan sikap sigap, tangguh, dan responsif, Brimob Riau memastikan setiap personel berada pada level kesiapan terbaik untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
Satbrimob Polda Riau menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama melalui berbagai langkah konkret.
Berbagai kegiatan seperti, latihan bersama untuk meningkatkan kesamaan prosedur di lapangan. Peningkatan komunikasi operasional dalam menghadapi keadaan darurat dan pemantapan rencana kontijensi yang mencakup karhutla, evakuasi bencana, SAR, hingga mitigasi berbagai ancaman yang dapat mengganggu keamanan publik
Sinergi ini dinilai penting mengingat Riau merupakan wilayah dengan kerentanan tinggi terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan, serta berbagai ancaman lain yang membutuhkan respons cepat dan kolaboratif.
Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, menegaskan bahwa transformasi kesiapsiagaan yang sedang dilakukan merupakan langkah strategis untuk menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang.
"Transformasi kesiapsiagaan yang kami lakukan saat ini adalah upaya strategis menjawab perkembangan ancaman dan potensi kontijensi di Riau," katanya.
"Sinergi antara Brimob, Damkar, dan Basarnas bukan sekadar kerja sama teknis, tetapi integrasi kekuatan yang saling melengkapi demi perlindungan maksimal bagi masyarakat," ujar Kombes Ketut, Senin, 17 November 2025.
Kombes Ketut menambahkan bahwa peningkatan profesionalisme personel menjadi bagian penting dari strategi besar Brimob Riau.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan. Melalui latihan terpadu dan koordinasi intensif, kami ingin memastikan setiap potensi ancaman dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terukur. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," tambahnya.
Kombes Ketut juga menegaskan bahwa kehadiran Kabag Ops Satbrimob dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen institusi untuk memperkuat sistem respons darurat di Provinsi Riau.
Menurutnya, kehadiran Kabag Ops mewakili Satbrimob menunjukkan dukungan penuh pimpinan terhadap seluruh proses penguatan kapasitas dan kerja sama lintas instansi.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah peningkatan kesiapsiagaan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Dansat.

