Gubernur Riau Abdul Wahid Terjaring OTT KPK, Kantor dan Rumah Dinas Sepi

Rumdin-Gubri-sepi.jpg
Rumah dinas Gubernur Riau hening usai beredar kabar KPK melakukan OTT, Senin, 3 November 2025 malam. (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Suasana di Kantor Gubernur Riau dan rumah dinas Gubernur di Kota Pekanbaru tampak hening pada Senin, 3 November 2025 malam.

Kondisi itu terjadi setelah beredar kabar bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau.

Dalam operasi senyap tersebut, Gubernur Riau Abdul Wahid dikabarkan ikut diamankan bersama sejumlah pihak lainnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, total 10 orang diamankan oleh tim lembaga antirasuah dalam operasi senyap tersebut.

Sebelumnya, sekitar pukul 17.45 WIB, seorang pejabat bernama Arif terlihat keluar dari lift basement Kantor Gubernur Riau dengan dikawal beberapa pria berpakaian sipil. Belum diketahui secara pasti siapa saja pihak yang terjaring dalam OTT tersebut maupun barang bukti yang turut diamankan.


Pantauan di lapangan, aktivitas di Kantor Gubernur Riau berkurang drastis. Hanya terlihat beberapa anggota Satpol PP Riau berjaga di area sekitar kantor, sementara sejumlah awak media tampak menunggu di lokasi untuk memperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang.

Abdul Wahid sendiri dikenal sebagai politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang terpilih menjadi Gubernur Riau melalui Pilkada 2024. Ia memiliki karier panjang di dunia politik, pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024 mewakili daerah pemilihan Riau II, serta anggota DPRD Riau selama dua periode, sejak 2009 hingga 2019.