Ikuti Jejak Sang Ibu, Gadis Bengkalis Peluk Islam di Masjid Raya An-Nur

Sirli-dan-darwis-masuk-islam.jpg
Sirli dan Darwis bersyahadat dibimbing Mualaf Center An Nur, Ustadz Rubianto, di Masjid Raya An Nur, Pekanbaru, Jumat, 10 Oktober 2025. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Remaja perempuan asal Sungai Selari, Kabupaten Bengkalis, Sirli (15) dan pria asal Nias, Darwis Halawa (25) resmi menjadi mualaf setelah mengucapkan syahadat di Masjid Raya An Nur Pekanbaru, Jumat, 10 Oktober 2025.

Keduanya memeluk Islam dibimbing Mualaf Center An Nur, Ustadz Rubianto dan disaksikan para jemaah Salat Jumat.

Sebelum bersyahadat, Darwis menuturkan memutuskan memeluk Islam setelah merasakan persaudaraan di tengah lingkungan dengan masyarakat yang berbeda keyakinan.

"Saya masuk Islam karena saya melihat persaudaraan umat Islam ini indah. Di tempat saya tinggal saya merasakan bagaimana rasanya dirangkul meski berbeda agama. Alasan itulah yang membuat saya tertarik masuk Islam," ujar Darwis kepada Rubianto. 

Sedangkan Sirli, memutuskan memeluk Islam mengikuti jejak sang ibu yang sudah menjadi seorang Muslimah. 


"Saya masuk Islam karena ibu juga sudah Islam. Selanjutnya karena ingin menikah," ujar Sirli. 

Kepada keduanya, Rubianto berpesan untuk tidak mempermainkan agama Islam. 

"Islam agama yang tidak memaksa. Ada yang memaksa kalian masuk Islam. Adakah diiming-imingi mendapatkan sesuatu," tanya Rubianto. 

Keduanya kompak menjawab "Saya masuk Islam menang dari hati dan ingin memeluknya," ujar keduanya. 

Rubianto kemudian meminta kepada dua orang jamaah untuk menjadi saksi persyahadatan tersebut. 

Meski terbata-bata, keduanya memeluk agama Islam dan disambut kalimat takbir oleh jamaah yang menyaksikan. 

"Tetap jaga hubungan baik dengan keluarga orang tua dan kedua orang tua. Istiqomahlah dalam memeluk agama Islam," pesan Rubianto kepada keduanya.