Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Panglima, 14 Tahun Rusak Tanpa Perbaikan

Pohon-Pisang-di-jalan-rusak.jpg
Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Panglima yang rusak (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Warga Jalan Panglima, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, menanam pohon pisang di jalan yang berlubang, Selasa, 16 September 2025.

Aksi ini merupakan bentuk protes warga kepada pemerintah karena tak kunjung memperbaiki jalan yang sudah belasan tahun mengalami kerusakan.

Apalagi, lubang di sepanjang ruas jalan kerap membuat para pengendara, terutama pengguna sepeda motor, menjadi korban kecelakaan.

Ketua RT setempat, Reno Tanjung, mengungkapkan jalan tersebut sudah rusak sejak 14 tahun lalu. Hingga kini tidak pernah mendapatkan perhatian serius. 


Ia menuturkan, warga hampir setiap hari menyaksikan pengendara terjatuh akibat kondisi jalan yang membahayakan.

“Ini bentuk protes warga. Jalan ini sudah rusak selama 14 tahun. Sering ada warga terjatuh saat melintas di jalan ini karena ada lubang. Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan,” tegas Reno.

Warga menyebut, aksi menanam pohon pisang ini menjadi simbol kekecewaan sekaligus bentuk harapan agar pemerintah segera turun tangan. Menurut mereka, jalan rusak yang dibiarkan begitu lama bukan hanya menghambat aktivitas warga, tapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Warga berharap Pemerintah Kota Pekanbaru maupun pihak terkait segera menindaklanjuti keluhan masyarakat. Mereka meminta agar perbaikan jalan tidak lagi ditunda, mengingat Jalan Panglima merupakan akses vital bagi aktivitas sehari-hari warga sekitar.