RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berhasil menyekolahkan kembali 1.700 anak putus sekolah yang dijaring dari 15 kecamatan di Kota Bertuah. Penjaringan ini dilakukan melalui kader Posyandu di 83 kelurahan.
Anak-anak tersebut kini kembali bersekolah di tingkat SMP hingga SMA negeri maupun swasta, termasuk mengikuti program paket A, B, dan C, sesuai jenjang masing-masing.
“Sudah (bersekolah kembali). Dari 1.700 anak itu ada yang sekolah paket A, paket B, dan paket C,” kata Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Senin 15 September 2025.
Agung menjelaskan, ribuan anak ini sebelumnya telah diklasifikasikan berdasarkan jenjang pendidikan yang akan mereka tempuh. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemko Pekanbaru untuk mengatasi persoalan anak putus sekolah.
“Ini lah tugas pemerintah untuk hadir di situ. Agar bisa memenuhi pendidikannya. Harapan kita, Pekanbaru bisa menuju zero anak putus sekolah,” tegas Agung.
Dari data yang dihimpun, total ada 1.778 anak putus sekolah di Pekanbaru yang berhasil dijaring. Sebagian besar di antaranya berhenti sekolah karena keterbatasan biaya.
“Sebagian ada juga yang karena ijazah ditahan akibat tunggakan di sekolah swasta, sehingga tidak bisa melanjutkan. Ada pula yang berhenti karena bullying dan masalah lainnya,” jelas Agung.
Agung menambahkan, Pemko berkomitmen untuk memastikan anak-anak tersebut mendapatkan kembali hak pendidikan mereka, baik melalui sekolah formal maupun jalur kesetaraan.

