RIAU ONLINE, PEKANBARU - Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di halaman Mapolsek Sukajadi, Kota Pekanbaru, Kamis, 14 Agustus 2025. Kegiatan ini digelar Polresta Pekanbaru bekerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Riau dan Kepri untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya harga kebutuhan pokok.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri untuk Masyarakat yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan, terutama menjelang perayaan besar atau masa-masa rawan inflasi.
Dalam kegiatan ini, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, seperti beras SPHP 5 kg seharga Rp59.000, MinyaKita Rp15.000 per liter, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram.
Sejak pagi, sejumlah warga memadati halaman Mapolsek Sukajadi. Mereka mengantre panjang demi mendapatkan bahan pangan murah yang disediakan terbatas.
"Saya sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Harga di pasar sekarang mahal semua. Dengan kegiatan seperti ini, kami masyarakat kecil bisa sedikit lega," ujar Ibu Sulastri (43), warga Kecamatan Sukajadi
Hal yang sama juga diungkap Fitri (27). Ia mengaku senang dengan pasar pangan murah yang diadakan oleh pihak kepolisian.
"Ya tentu kami sangat senang mendapat harga beras murah, minyak juga. Semoga ada setiap hari. Sehingga kami lebih muda mendapatkan bahan pokok murah disaat kondisi serba mahal saat ini," pungkasnya.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan Lurah setempat, yang menilai kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan di tengah tingginya harga kebutuhan pokok.
Dengan tingginya animo masyarakat, panitia pelaksana memastikan bahwa distribusi dilakukan secara tertib dan adil agar tidak menimbulkan kericuhan. Polisi terlihat aktif membantu mengatur antrean dan memberikan informasi kepada warga.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antara aparat penegak hukum dan lembaga pangan negara bisa memberikan dampak langsung yang positif bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

