37 Orang Diamankan Satpol PP dari Sejumlah Penginapan di Pekanbaru

37-orang-terjaring-razia-pekat.jpg
37 orang terjaring razia pekat (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru menggelar Greenlight Patrol dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Kamis malam 31 Juli 2025.

Operasi dimulai pukul 23.00 WIB hingga dini hari dan menyasar sejumlah tempat penginapan di Kota Pekanbaru.

Kegiatan ini bertujuan menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (trantibum), serta menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik-praktik penyakit masyarakat seperti prostitusi dan perjudian.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 37 orang, yang terdiri dari 16 pria, 21 wanita, dan 3 waria. Seluruhnya dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru untuk didata dan diberikan pembinaan akhlak.

Kepala Seksi Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Kasi Kukm) Satpol PP Kota Pekanbaru, Ziyad Fitriansyah mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan kota yang tertib dan aman.


“Kami ingin memastikan Pekanbaru tetap kondusif dan bebas dari aktivitas yang meresahkan masyarakat. Operasi ini akan terus dilakukan secara rutin dan terkoordinasi,” ungkap Ziyad.

Ziyad menegaskan operasi ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga bertujuan memberikan pembinaan kepada mereka yang terjaring, agar dapat kembali ke masyarakat dengan kontribusi yang positif.

“Kami melakukan pendataan dan pembinaan akhlak, agar mereka bisa berubah dan kembali menjadi bagian dari masyarakat yang taat aturan,” tambahnya.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga ketertiban lingkungan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan atau yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Kami berharap kerja sama dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga nama baik Kota Pekanbaru,” tutup Ziyad.

Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk terus menggencarkan operasi serupa ke depan guna menciptakan kota yang lebih tertib, aman, dan bermartabat.