Waspadai Beras Oplosan, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Awasi Program MBG

beras5.jpg
Ilustrasi beras/suara.com (suara.com)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, dr Meiza Ningsih, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polda Riau yang berhasil membongkar praktik pengoplosan beras di Kota Pekanbaru.

Ia menilai tindakan tersebut sangat penting demi menjaga keamanan pangan masyarakat, terlebih di tengah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh pemerintah.

“Beras ini merupakan makanan pokok kita, ditambah lagi dengan adanya program MBG. Jangan sampai nanti beras oplosan yang kualitasnya rendah itu masuk ke dalam makanan bergizi gratis. Jika nanti terdapat keracunan, itu justru memperberat tugas pemerintah. Yang tadinya makanan bergizi gratis, malah bisa menimbulkan penyakit baru,” ujar dr Meiza, Selasa 29 Juli 2025.

Ia pun mengingatkan agar Pemko Pekanbaru melalui dinas-dinas terkait dapat memperketat pengawasan distribusi beras yang beredar di pasaran, baik di pasar tradisional, toko kelontong, hingga ritel modern.


“Pemko melalui Disperindag dan Disketapang harus lebih ketat dan gencar lagi dalam pengawasan beras di lapangan. Jangan sampai lengah, ini persoalan serius,” tegasnya.

Lebih lanjut, srikandi PKS ini mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menindak para pelaku pengoplos beras yang merugikan masyarakat.

“Harus ada tindakan tegas di lapangan supaya pelaku-pelaku itu jera. Jika tidak ada efek jera, praktik beras oplosan bisa merajalela dan merugikan banyak masyarakat,” tandasnya.