Novin Karmila Akui Tak Punya Uang untuk Kembalikan Uang Hasil Korupsi

Novian-Karmila-Akui-Ada-Pemotongan-Dana-15-Persen-pada-Sidang-Lanjutan.jpg
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Pemko Pekanbaru di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa 29 Juli 2025. (Herianto Wibowo/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Mantan Plt Kepala Bagian (Kabag) Umum di Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Novin Karmila mengaku tidak lagi memiliki uang untuk mengembalikan kerugian negara.

Novin Karmila saat ini terjerat kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran Pemko Pekanbaru senilai Rp8,9 Miliar, Novin terjerat bersama mantan Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dan Sekretaris Daerah (Sekda) Indra Pomi Nasution.

Saat dihadirkan menjadi saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru, Selasa 29 Juli 2025. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan dari BAP dan catatan Novin Karmila yang tertuang dalam surat dakwaan hasil pemotongan Ganti Uang (GU) dan Tambah Uang (TU) yang diterima oleh Novin Karmila berjumlah Rp2.036.700.000.

“Bulan Juni 2024 Rp200 juta, ingat saudara?,” tanya JPU.

Novin menjawab jika dirinya ada berbagi dengan Nugroho Dwi Putranto alias Untung yang merupakan ajudan dari Risnandar Mahiwa. Kemudian JPU menunjukan catatan yang bertuliskan NK GU 6 atau Novin Karmila GU bulan Juni.


“Mangkanya kami cocokan dengan yang ada di catatan yang saudara sendiri jelaskan, maksudnya kalau bpk itu bapak Risnandar dan Sekda itu Indra Pomi,” ucap JPU.

JPU mengatakan jika KPK sudah mengamankan Rp 1,3 Miliar dari tangan Novin yang diduga berasal dari pemotongan TU.

“Dari Rp2 Miliar dikurangi Rp1,3 Miliar masih ada kurang lebih Rp736 juta berupa uang tunai, ini bagaimana saksi yang belum dikembalikan ke kas negara?,” tanya JPU lagi.

Mendengar pertanyaan JPU, Novin Karmila yang dikenal kerap bergaya hedon dengan koleksi barang-barang mewah hanya terdiam beberapa detik.

“Yang ada sitaan saya aja lah pak, dari mana saya dapat duit lagi,” jawabnya.

Mendengar jawaban Novin, JPU menuturkan akan menghitung seluruh barang-barang sitaan dari tangan Novin seperti emas, berlian, mobil BMW X1 dan barang-barang mewah lainnya seperti tas dan sepatu.

“Gak ada duit saya lagi pak,” jawab Novin dengan suara lirih.