Petugas Berjibaku 8 Hari Padamkan Karhutla 10 Hektar di Temusai, Bungaraya

Karhutla-Siak.jpg
(istimewa)

Laporan SAHRIL RAMADANA

 

 

RIAU ONLINE, SIAK - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau, telah padam. Tim Satgas Karhutla bersama Manggala Agni sudah delapan hari berjibaku memadamkan api.

 

"Baru hari ini bisa dipadamkan. Petugas sedang melakukan pendinginan supaya api tidak menyala lagi," kata Kadaops Manggala Agni Siak, Ihsan Abdillah dihubungi Riauonline.co.id, Sabtu 13 Maret 2021.

 

Ihsan mengatakan, total luas lahan yang dilahap api di sana tidak kurang dari 10 hektare. Sebagian besar lahan yang terbakar kebun sawit. 

 


"Ada juga hutan semak belukar. Tapi paling luas, lahan sawit," kata dia.

 

Dikatakan Ihsan, api bisa dipadamkan tidak terlepas dari adanya alat berat yang diturunkan ke sana. Selain itu, kekompakan semua tim yang terdiri dari Manggala Agni, TNI/Polri dan MPA juga ikut berperan penting menaklukkan kobaran api di daerah tersebut.

 

"Alat berat diturunkan untuk membikin embung. Ini salah satu cara memadamkan api dengan cepat," kata dia.

 

Bahkan Ihsan menyebut, hujan deras yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Siak pada Jumat (12/3) kemarin tidak begitu berdampak terhadap pemadaman api Karhutla di Temusai.

 

"Di lokasi kebakaran kemarin hanya gerimis tipis. Hujan deras hanya di sekitar Kecamatan Siak," kata dia.

 

 

Kebakaran sendiri terjadi sejak pekan lalu. Sulitnya pemadaman karena akses menuju lokasi yang minim. Selain akses, sumber air di lokasi diketahui cukup jauh. Sehingga petugas berjibaku memadamkan api dan menarik selang lebih jauh untuk dapat mencapai titik.