Unit K9 Polda Riau, Garda Terdepan Sukseskan Pengamanan Pemilu

K9-Polda-Riau.jpg
(Riau Online/Rahmadi Dwi)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat saat masa Pemilihan Umum (pemilu) tidak hanya tugas dari personel polri saja. Satwa bergigi taring ini juga menjadi bagian penting dan menjadi garda terdepan dalam pengamanan pemilu.

Unit Satwa K9 dari Satuan Sabhara Polda Riau merupakan bagian dari Operasi Mantap Brata (OMB) Lancang Kuning 2023-2024, dalam satuan tugas sterilisasi.

Dalam pelaksanaan OMB ini, Unit K9 rutin melakukan pengecekan dan sterilisasi terhadap gudang peyimpanan logistik pemilu 2024.

Sebelum memulai kegiatan sterilisasi objek pengamanan, personel unit satwa K9 menuju kandang anjing pelacak, letaknya di belakang gedung Riau Safety Driving Center, Rumbai, Pekanbaru. 

Unit K9 memiliki sembilan anjing terlatih dengan berbagai jenis dan spesialisas tertentu.

Untuk tugas sterilisasi gudang logistik KPU, yang digunakan berjenis Anjing Gembala Jerman atau lazim disebut German Shepherd serta Rottweiler.

Anjing dengan dominasi warna hitam ini, dikenal cerdas dan memiliki sifat penurut dan mampu dilatih untuk menjadi anjing pelacak di kepolisian.

Usai dikeluarkan dari dalam kandang, anjing pelacak ini kemudian dibawa menggunakan mobil khusus pembawa satwa menuju gudang logistik pemilu, di Jalan Kaharudin Nasution, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Bagian belakang mobil dimodifikasi membentuk kandang yang muat untuk dua ekor anjing. Dengan instruksi dari personel unit K9 kedua anjing itu menaiki bak belakang mobil.

“Kegiatan dari unit K9 ini adalah menetralisir dan mensterilisasi sebelum suatu kegiatan itu dimulai,” ujar Kepala Sub Satgas Sterilisasi, AKBP Wily Kartamana.



Mencegah terjadinya gangguan keamanan di gudang logistik, dua ekor anjing pelacak ini pun diterjunkan ke lokasi, menyisir setiap sudut bangunan dengan penciumannya yang tajam dan terlatih.

Jika anjing pelacak ini mengendus benda mencurigakan di sekitar lokasi, maka anjing K9 akan memberi tanda dengan cara duduk dan diam.

Anjing K9 pun tiba di lokasi gudang penyimpanan logistik pemilu. Personel Unit K9 kemudian menurunkan anjing pelacak ini untuk melakukan sterilisasi di gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Gudang logistik KPU ini menyimpan berbagai keperluan yang akan digunakan saat pemilu bulan Februari 2024 mendatang. Meliputi kotak suara, bilik suara serta tinta.

Dengan instruksi dari pelatihnya, anjing K9 ini menjelajahi setiap bagian gedung, mengendus jika ada benda-benda terlarang di dalam gudang logistik ini.

“Untuk gudang logistik ini merupakan objek sasaran sterilisasi, karena ini merupakan cerminan bahwa material logistik yang akan didistribusikan nanti ke seluruh Tempat Pemungutan Suara itu harus dipastikan aman. Untuk itu kami dari satgas sterilisasi secara rutin melaksanakan pengecekan tidak hanya logistik tapi gedung yang berkaitan dengan pemilu, KPU Kota, KPU Provinsi, Bawaslu, itu merupakan sasaran kami,” kata AKBP Wily.

AKBP Wily menyebut, ada berbagai jenis anjing yang terlatih dengan spesialisasi tertentu, diantaranya pelacakan umum, bahan peledak dan narkoba.

“Untuk kegiatan K9 di bawah dari satuan Sabhara Polda Riau ini, ada satgas pelacakan umum, handak dan narkoba. Ada berbagai macam jenis anjing yang terlatih untuk spesialisasi kegiatan, anjing ini dilatih di Cikeas, Bogor,”sebutnya.

Dalam masa tahapan pemilu ini, Unit K9 tetap menggunakan anjing terlatih dengan tiga spesialisasi tersebut.

“Karena  tidak menutup kemungkinan kita antisipasi hal yang tidak kita inginkan, sehingga kita tetap membawa tiga jenis tersebut,” tuturnya.

Usai melakukan sterilisasi gudang logistik, tidak lupa anjing pelacak diberikan snack sebagai bentuk apresiasi atas kinerja satwa terlatih itu.

Tidak hanyak melakukan sterilisasi gudang penyimpanan logistik, unit satwa K9 ini juga melakukan pengecekan saat masa kampanye dari calon presiden dan calon wakil presiden yang berkunjung ke Provinsi Riau.

“Contoh, kegiatan dari salah satu cawapres yang lalu, sebelum beliau datang kita sudah lakukan sterilisasi di bandara, di dalam ruangan oleh tim jibom, sementara di luar oleh tim K9,” kata Kasub Satgas Sterilisasi.