Lewat Kalapas Cup, Lapas Narkotika Rumbai Rajut Persatuan Antar Warga Binaan

Kalapas-Cup-Lapas-narkotika-rumbai.jpg
KPLP, R Adhy Negoro menyerahkan piala pemenang kepada Warga Binaan pada Turnamen Kalapas Cup 2026 (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai. Salah satu kegiatan yang digelar untuk memeriahkan momentum tersebut adalah turnamen sepak bola antarblok bertajuk Kalapas Cup yang diikuti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan partisipasi para peserta, pihak Lapas Narkotika Rumbai menyerahkan hadiah kepada para pemenang turnamen. 

Penyerahan hadiah ini sekaligus menjadi puncak dari rangkaian pertandingan yang berlangsung dengan penuh semangat, kekompakan, dan nuansa persaudaraan.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan melalui kegiatan olahraga. 

Di balik persaingan memperebutkan gelar juara, terdapat nilai-nilai positif yang ingin ditanamkan, mulai dari sportivitas, kedisiplinan, kerja sama tim hingga sikap saling menghargai.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Ismadi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh warga binaan yang telah berpartisipasi dalam Kalapas Cup. 

Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para peserta selama pertandingan merupakan hal positif yang patut dipertahankan.

Ia menegaskan, olahraga bukan semata-mata tentang kemenangan atau kekalahan. Lebih dari itu, pertandingan sepak bola dapat menjadi media untuk membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta membentuk karakter yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.



"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan minat dan bakatnya di bidang olahraga".

"Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana seluruh peserta dapat menunjukkan semangat kebersamaan, kekompakan, disiplin, dan sportivitas selama pertandingan," ujar Ismadi, Jumat, 30 Oktober 2026.

Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti turnamen hendaknya tidak berhenti ketika pertandingan selesai. 

Semangat untuk bekerja sama, menghormati sesama, serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan lapas.

Ismadi juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengembangkan potensi diri dan mengikuti berbagai program pembinaan yang diselenggarakan pihak lapas.

"Kami berharap semangat positif yang telah ditunjukkan selama Kalapas Cup dapat terus dijaga. Tetaplah menjunjung tinggi persaudaraan, saling menghormati, dan mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat," pesannya.

Lebih lanjut, peringatan Hari Sumpah Pemuda melalui kegiatan olahraga ini juga menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan kebersamaan harus tetap tumbuh dalam berbagai situasi, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

"Melalui Kalapas Cup, warga binaan diberikan kesempatan untuk merasakan suasana kompetisi yang sehat sekaligus membangun hubungan sosial yang lebih baik dengan sesama penghuni lapas," jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih kondusif, aktif, dan produktif.

Pihak Lapas Narkotika Rumbai berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang bermanfaat, baik melalui bidang olahraga maupun kegiatan positif lainnya. 

"Pembinaan tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga mendorong warga binaan agar memiliki keterampilan sosial, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab,"  tutup Ismadi.

Dengan berakhirnya turnamen dan diserahkannya hadiah kepada para pemenang, diharapkan Kalapas Cup tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. 

Lebih dari itu, turnamen ini diharapkan mampu meninggalkan semangat persatuan, sportivitas, dan motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.