Lapas Bagansiapiapi Gandeng Ditresnarkoba Polda Riau, Perkuat Perang Narkoba

Kompol-apt.-Ade-Zaldi-dan-kalapas-bagan.jpg
Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol apt. Ade Zaldi dan Kepala Lapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik (Dok. Polda Riau)

RIAU ONLINE, ROHIL - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi terus memperkuat langkah pemberantasan dan pencegahan peredaran gelap narkotika melalui peningkatan sinergi dengan aparat penegak hukum. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi dan koordinasi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Bagansiapiapi ke Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau, Rabu.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama lintas instansi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari peredaran narkoba.

Kunjungan tersebut dilaksanakan atas arahan Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik. 

Kedatangan perwakilan Lapas Bagansiapiapi disambut Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Bagus Faria, serta Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol apt. Ade Zaldi.

Pertemuan itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat komunikasi, koordinasi, dan komitmen bersama dalam menghadapi ancaman peredaran gelap narkotika, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan pemasyarakatan.

Penguatan sinergi tersebut merupakan langkah konkret Lapas Bagansiapiapi dalam menindaklanjuti instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) serta Kapolri mengenai pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba.

Melalui koordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Riau, Lapas Bagansiapiapi berupaya membangun hubungan kerja yang lebih solid dengan kepolisian. 

Kolaborasi ini dinilai penting untuk mendukung upaya deteksi dini, pertukaran informasi, serta penanganan potensi gangguan keamanan yang berkaitan dengan peredaran narkotika.



Kepala Lapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, menegaskan bahwa sinergi dengan aparat penegak hukum merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga integritas lembaga pemasyarakatan.

Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan komitmen yang kuat, konsistensi dalam pelaksanaan tugas, serta dukungan dari berbagai pihak. 

Karena itu, koordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Riau menjadi bagian penting dari langkah memperkuat pengawasan dan mencegah masuknya peredaran narkotika ke lingkungan lapas.

"Sinergi ini merupakan langkah nyata kami dalam menjalankan arahan pimpinan untuk memberantas narkoba hingga ke akarnya. Kami siap berkolaborasi penuh dengan Ditresnarkoba Polda Riau demi memastikan Lapas Bagansiapiapi bersih dari peredaran gelap narkotika," tegas Agus Imam Taufik, Kamis, 22 Oktober 2026.

Ia menekankan bahwa komitmen mewujudkan lapas bersih dari narkoba harus diiringi dengan kerja nyata, pengawasan berkelanjutan, serta koordinasi yang efektif dengan instansi terkait.

"Dengan demikian, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui pengawasan internal, tetapi juga diperkuat dengan dukungan dan kerja sama bersama kepolisian," tegasnya.

Sementara itu, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Bagus Faria, menyampaikan apresiasi atas inisiatif jajaran pemasyarakatan yang terus membangun komunikasi dan memperkuat koordinasi dalam upaya pemberantasan narkotika.

Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan kepolisian memiliki peran strategis dalam mendukung pencegahan maupun penindakan terhadap tindak pidana narkotika.

"Kami menyambut baik dan siap mendukung penuh komitmen Lapas Bagansiapiapi. Penguatan koordinasi dan pertukaran informasi ini sangat penting agar penindakan serta pencegahan peredaran narkoba dapat berjalan lebih maksimal," ujar Kompol Bagus Faria bersama Kompol Ade Zaldi.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja kedua institusi, terutama dalam menyelaraskan langkah pencegahan dan penanganan terhadap berbagai potensi ancaman peredaran narkotika.

Komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkesinambungan juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengamanan yang lebih efektif.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi, pertukaran informasi, serta kolaborasi secara intensif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Kesepakatan ini menjadi landasan bagi penguatan hubungan kelembagaan antara Lapas Bagansiapiapi dan Ditresnarkoba Polda Riau, khususnya dalam mendukung agenda pemberantasan narkoba," pungkasnya.