RIAU ONLINE, SIAK – PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL) menyebut bau yang berasal dari proses pengolahan limbah perusahaan tidak bisa dihilangkan sepenuhnya. Siak, Senin 12 Oktober 2026.
Perusahaan mengklaim terus berupaya meminimalkan bau yang dikeluhkan warga Kampung Buantan Lestari, Jayapura dan sekitarnya.
Humas PMKS PT TKWL 1 Siak, Rido Pratama Haryono menyatakan, bau tersebut merupakan bagian dari proses pengolahan limbah yang tidak dapat dihilangkan hingga 100 persen. Namun, upaya pengurangan bau tetap dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Namanya pengolahan limbah, bau memang tidak bisa hilang 100 persen. Itu kenyataan yang harus dipahami bersama,” ujar Humas Rido.
Pihak perusahaan mengakui telah menerima informasi mengenai keluhan bau tak sedap yang dirasakan masyarakat.
Menurut Rido, kuat atau tidaknya bau yang tercium dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya jarak permukiman, arah angin, serta kondisi cuaca.
Bau cenderung lebih pekat pada malam hari karena kondisi udara yang lebih tenang dan angin yang lemah. Sementara itu, saat musim hujan, perubahan suhu dan kelembapan disebut turut memengaruhi penyebaran bau di udara.
Perusahaan telah melakukan peninjauan terhadap area pengolahan limbah. Dari hasil peninjauan internal tersebut, sumber bau disebut berasal dari proses pengolahan limbah, bukan akibat kebocoran, pembuangan liar, maupun kerusakan peralatan.
Untuk mengurangi dampaknya, perusahaan mengaku melakukan pemeliharaan instalasi pengolahan, menutup sumber bau semaksimal mungkin, menyesuaikan jadwal operasional, serta memantau area pengolahan setiap hari.
Pengelolaan limbah cair dilakukan melalui instalasi pengolahan sebelum dibuang, sedangkan limbah padat dikelola sesuai prosedur yang berlaku.
Terkait keluhan masyarakat, pihak perusahaan menyebut hingga saat ini belum menerima pengaduan tertulis resmi.
Meski demikian, perusahaan mengaku tetap mencatat informasi yang disampaikan secara lisan dan meneruskannya kepada tim teknis untuk ditindaklanjuti.
Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga Buantan Lestari dan sekitarnya. PT TKWL juga menyatakan berkomitmen untuk terus mengurangi bau, mematuhi ketentuan lingkungan, serta membuka koordinasi dengan masyarakat, tokoh adat, pemuda, media, dan pemerintah.
“Kami berkomitmen menjaga keseimbangan antara kegiatan usaha dan kenyamanan warga,” tutupnya.

