PSPS Pekanbaru vs PSMS Medan di Stadion Kaharuddin Nasution Diselimuti Kabut Asap

PSPS-Pekanbaru-vs-PSMS-Medan-di-PKu.jpg
Kabut asap selimuti Stadion Kaharuddin Nasution saat PSPS Pekanbaru Hadapi PSMS Medan, Minggu, 11 Oktober 2026 (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Kabut asap menyelimuti Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, saat PSPS Pekanbaru menghadapi PSMS Medan pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027, Minggu 11 Oktober 2026. Kondisi tersebut terjadi di tengah kualitas udara Pekanbaru yang berada dalam kategori tidak sehat. B

erdasarkan data kualitas udara yang tersedia di IQAir.com pada pukul 15.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI⁺ US) Pekanbaru mencapai 176. Sementara itu, konsentrasi polutan partikulat halus PM2.5 tercatat sebesar 91,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Angka tersebut menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori tidak sehat, di tengah kabut asap yang menyelimuti stadion dan diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pertandingan PSPS Pekanbaru melawan PSMS Medan dijadwalkan berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution dengan waktu kick-off pukul 15.30 WIB.



Laga ini menjadi kesempatan bagi PSPS, yang dijuluki Askar Bertuah, untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Namun, kondisi kabut asap turut menjadi perhatian di tengah berlangsungnya pertandingan sepak bola tersebut.

Kedua tim memiliki julukan masing-masing, yakni Askar Bertuah untuk PSPS Pekanbaru dan Ayam Kinantan untuk PSMS Medan.

Belum terdapat informasi terverifikasi mengenai dampak kabut asap terhadap jalannya pertandingan, kondisi para pemain, maupun keputusan resmi penyelenggara terkait kualitas udara di stadion.

Kondisi ini juga menyoroti persoalan kualitas udara di Pekanbaru di tengah ancaman karhutla. Pemantauan kualitas udara dan informasi resmi mengenai kondisi di lokasi pertandingan menjadi penting untuk mengetahui perkembangan situasi lebih lanjut.