RIAU ONLINE, PEKANBARU – Orang tua murid di Pekanbaru tak perlu lagi pusing memikirkan biaya membeli seragam sekolah untuk anak yang baru masuk SD dan SMP negeri. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan puluhan ribu murid baru akan mendapatkan seragam sekolah secara gratis pada tahun ajaran 2026/2027.
Bukan hanya satu pasang, setiap murid akan menerima tiga setel seragam. Program ini disiapkan Pemko Pekanbaru sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan pendidikan sekaligus upaya mengurangi beban pengeluaran keluarga.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, bahkan menegaskan program tersebut bukan sekadar persoalan seragam. Ada pesan kesetaraan yang ingin diwujudkan agar kondisi ekonomi orang tua tidak lagi terlihat dari pakaian yang dikenakan anak di sekolah.
"Semua anak-anak SD, SMP di Kota Pekanbaru itu mendapatkan baju seragam gratis. Jadi tidak ada lagi perbedaan (pakaian) yang mampu dan yang tidak mampu," kata Agung usai meninjau proses belajar mengajar di SD Negeri 84, Senin 31 Agustus 2026.
Pemko Pekanbaru saat ini tengah mempersiapkan seragam yang nantinya akan dibagikan kepada murid baru.
Untuk jenjang SD negeri, bantuan disiapkan bagi sekitar 9.800 murid. Sedangkan untuk SMP negeri, jumlah penerimanya mencapai sekitar 11.000 murid. Artinya, total sekitar 20.800 murid baru akan mendapatkan seragam sekolah gratis dari Pemko Pekanbaru.
Tiga setel seragam yang diberikan terdiri dari seragam wajib, seragam olahraga dan seragam pramuka. Untuk murid SD, seragam wajib berupa pakaian merah putih. Sementara murid SMP akan mendapatkan seragam biru putih.
"Jadi tiga stel seragam yang kita berikan," jelas Agung.
Saat ini, proses pengadaan dan persiapan seragam masih dilakukan pemerintah kota sebelum nantinya didistribusikan kepada para murid baru. Program seragam gratis tersebut ternyata tidak hanya diperuntukkan bagi murid sekolah negeri.
Pemko Pekanbaru juga memberikan perhatian kepada murid yang bersekolah di satuan pendidikan swasta yang memiliki kerja sama dengan pemerintah kota. Murid dari sekolah swasta yang masuk dalam skema kerja sama tersebut juga akan memperoleh bantuan seragam sekolah gratis.
Langkah ini menunjukkan Pemko Pekanbaru ingin memperluas manfaat program pendidikan agar tidak hanya dirasakan oleh murid yang bersekolah di sekolah negeri.
Agung menegaskan, program seragam gratis merupakan bagian dari kebijakan yang lebih besar untuk meringankan beban masyarakat dalam menyekolahkan anak. Pemerintah kota juga memastikan biaya sekolah gratis serta tidak lagi membebankan orang tua dengan pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS).
"Tidak hanya biaya sekolah gratis, LKS juga tidak ada lagi," tegasnya.
Dengan kebijakan tersebut, Pemko Pekanbaru berharap kebutuhan dasar murid selama menjalani pendidikan tidak lagi menjadi beban berat bagi keluarga. Di sisi lain, seragam gratis yang diberikan secara merata diharapkan membuat seluruh murid tampil setara di lingkungan sekolah.
Tidak ada lagi seragam yang menjadi penanda siapa yang mampu dan siapa yang kurang mampu. Satu seragam, satu sekolah, satu kesempatan untuk tumbuh dan belajar tanpa sekat ekonomi.

