RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Riau (UNRI) menggelar program pemberdayaan masyarakat bagi kelompok pengrajin produk kreatif Kelompok Usaha Bersama (KUB) Keranjang Bu Siti di Kelurahan Perhentian, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Program ini bertujuan mendorong kemandirian warga melalui digitalisasi dan penguatan branding produk.
Kegiatan pemberdayaan dilakukan melalui serangkaian pelatihan yang mencakup dasar-dasar manajemen usaha, pembentukan identitas merek (branding), hingga strategi pemasaran produk melalui media digital. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk kerajinan daur ulang binaan KUB Keranjang Bu Siti di tengah perkembangan pasar berbasis digital.
Program PkM UNRI tersebut mengusung judul "Pengabdian kepada Masyarakat: Pemberdayaan Kelompok Pengrajin Produk Kreatif Daur Ulang melalui Digital dan Branding untuk Kemandirian Ekonomi di Kelurahan Perhentian, Marpoyan, Pekanbaru."
Pelaksanaan program ini diketuai oleh Hafzana Bedasari, S.Sos., M.Si., dengan anggota tim terdiri dari Sesdia Angela, S.Sos., M.I.Kom.; Dr. Muhammad Firdaus, M.Si.; Winda Ersa Putri, M.I.Kom.; dan Ben Hansel Notatema Z., S.IP., M.A.
Hafzana menjelaskan, program ini merupakan implementasi dari Tridarma Perguruan Tinggi poin ketiga, yakni pengabdian kepada masyarakat.
"Jadi, saat tahu bahwa KUB Keranjang Bu Siti sangat aktif, kami merasa sayang kalau tidak kita berdayakan. Karena itu kami melaksanakan program pemberdayaan ini," ujarnya pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Berawal dari Barang Bekas menjadi Barang Berkelas
KUB Keranjang Bu Siti resmi berdiri pada 1 Juni 2024. Keberadaan kelompok usaha ini dilatarbelakangi oleh pengalaman langsung sang ketua, Bu Siti, yang setiap hari memungut barang-barang bekas dan melihat peluang ekonomi di dalamnya.
"Daripada kita jual botol bekas harganya seribu, lebih baik dibuat keranjang dengan harga ratusan ribu yang bernilai dan bermanfaat," tutur Bu Siti.
Semangat daur ulang yang diusung KUB Keranjang Bu Siti inilah yang menarik perhatian Tim PkM UNRI untuk turun tangan memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas.
Rangkaian Kegiatan dan Antusiasme Peserta
Program pemberdayaan ini menyasar seluruh anggota KUB Keranjang Bu Siti yang berjumlah 30 orang. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua RW 5 setempat, Bapak Alfianus, yang menyambut baik inisiatif dari Tim PkM UNRI. Dalam sambutannya, ia berharap program ini dapat membawa perubahan nyata bagi para pengrajin di lingkungannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama oleh Ben Hansel Notatema Z., S.IP., M.A., yang menyampaikan materi tentang manajemen dasar pengelolaan usaha. Materi ini mencakup perencanaan keuangan sederhana, pencatatan produksi, serta penentuan target pasar.
Selanjutnya, Winda Ersa Putri, M.I.Kom., memberikan materi tentang pembuatan kemasan produk sebagai bagian dari pembentukan branding dan identitas usaha. Para peserta diajak untuk memahami pentingnya desain kemasan yang menarik sebagai nilai jual tambahan di mata konsumen.
Materi ketiga mengenai pemasaran digital disampaikan oleh Susatia Nugraha, S.E. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pelatihan praktis tentang penggunaan media sosial sebagai sarana promosi produk keranjang daur ulang mereka, mulai dari teknik pengambilan foto produk, pembuatan konten promosi, hingga cara menjangkau pelanggan yang lebih luas secara online.
Kegiatan ditutup dengan pengisian post-test untuk mengukur pemahaman peserta, dilanjutkan dengan pemberian dana bantuan modal usaha, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Salah satu peserta, Irma, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya.
"Sangat terbantu dengan program ini, karena menambah ilmu dan pengetahuan kami, terutama pada penggunaan media sosial untuk promosi produk keranjang kami. Harapannya, ya semoga setelah ini produk kami jadi lebih terkenal lagi," tutur Irma.
Tahapan Program hingga Pendampingan Berkelanjutan
Program pemberdayaan ini dirancang dalam beberapa tahapan, mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan yang terakhir adalah pendampingan optimalisasi promosi digital beserta mentoring secara berkelanjutan. Dengan adanya pendampingan lanjutan, para pengrajin diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan sekali waktu, tetapi juga mampu mengembangkan usaha mereka secara mandiri dalam jangka panjang.
Melalui program ini, Tim PkM UNRI berharap KUB Keranjang Bu Siti dapat semakin dikenal luas, produk daur ulangnya semakin diminati pasar, dan pada akhirnya mampu mendorong kemandirian ekonomi anggota kelompok serta masyarakat sekitar.

