Pemprov Riau Perkuat Satu Data Indonesia Dukung Pembangunan Daerah

Asisten-II-Sekretariat-Daerah-Provinsi-Riau-Helmi-D.jpg
Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D (Media Center Riau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memperkuat sinergi satu data Indonesia melalui Forum Satu Data Indonesia tingkat Provinsi Riau tahun 2026 dengan tema "Penyepakatan Daftar Data Daerah, Pengurangan Redundansi dan Penguatan Manajemen Hak Akses dalam Mendukung Satu Data Indonesia Provinsi Riau", di Kantor Bappeda Riau, Rabu, 12 Agustus 2026.

Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D, mengatakan sinergi data ini adalah agar pengelolaan data daerah semakin terintegrasi, akurat, mutakhir, mudah diakses, serta dapat dipertanggungjawabkan dalam mendukung pembangunan.

"Data adalah pondasi utama pembangunan, pembangunan membutuhkan data yang berkualitas, akurat, mutakhir, mudah diakses dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya. 

Data yang akurat dan lengkap juga dapat menjadi tolak ukur keberhasilan program dan kebijakan pemerintah.

Lanjutnya, data yang dikelola pemerintah di antaranya data statistik, keuangan, spasial hingga berbagai sumber data lainnya. 



"Melalui forum ini, maka kita ingin mewujudkan ketersediaan data yang mudah diakses dan dibagi pakai antarinstansi pemerintah untuk kepentingan pembangunan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan," jelasnya.

Lanjutnya, satu data Indonesia juga merupakan bagian dari upaya membangun budaya pemerintahan berbasis data di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Forum ini juga diharapkan menjadi ruang bersama untuk mengidentifikasi kebutuhan data, menyelesaikan berbagai persoalan dalam pengelolaan data, serta memastikan data yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

Penguatan keterhubungan antardata juga diperlukan untuk mendukung proses perencanaan, penganggaran, pengendalian, evaluasi dan seluruh tahapan pembangunan daerah.

"Jadikan Satu Data Indonesia menjadi bisnis pemerintahan, bukan pekerjaan tambahan saat ada permintaan," jelasnya.

Lebih lanjut, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Devrizon menjelaskan data adalah sumber utama bagi OPD Pemprov Riau, termasuk Bappeda Riau dalam merumuskan kebijakan dan menentukan sasaran pembangunan.

"Data menjadi sumber penyusunan dokumen perencanaan, oleh karena itu data menjadi sumber utama bagi kami dan pastinya di masing-masing OPD," pungkasnya.