Pemko Pekanbaru Gratiskan Seragam Murid Baru SD dan SMP Negeri

Ilustrasi-siswa-SMP2.jpg
Ilustrasi SMP (smpn4solo.sch.id)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Memasuki tahun ajaran baru 2026, ribuan orangtua murid di Kota Pekanbaru mendapat kabar yang melegakan. Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kota Pekanbaru merealisasikan program pemberian seragam sekolah gratis bagi seluruh murid baru SD dan SMP negeri, sebuah kebijakan yang digagas langsung oleh Wali Kota Agung Nugroho guna meringankan beban biaya pendidikan masyarakat.

Tak hanya seragam, Pemko Pekanbaru juga menyalurkan bantuan tas dan alat tulis bagi murid dari keluarga kurang mampu atau yang diterima melalui jalur afirmasi. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya kebutuhan sekolah.

Program tersebut disambut antusias oleh pihak sekolah maupun para orangtua murid. Setiap murid baru akan menerima tiga stel seragam sekolah secara gratis, terdiri dari seragam merah putih, seragam Pramuka, dan seragam olahraga.

Kepala SMP Negeri 50 Pekanbaru, Pamula Trisna Suri MPd, mengatakan kebijakan yang digagas Wali Kota Agung Nugroho merupakan program pertama yang pernah diterapkan di Kota Pekanbaru dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

"Program Wali Kota Agung ini sangat membantu dan mendapat respons sangat baik dari orangtua murid. Karena tidak pernah sebelumnya ada program seragam gratis ini," ujar Pamula, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurutnya, sekolah telah menindaklanjuti surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru terkait pelaksanaan program tersebut. Sebanyak 128 murid baru di SMP Negeri 50 Pekanbaru akan menerima bantuan seragam gratis dan seluruh ukuran pakaian telah didata sebagai persiapan penyaluran.

Pamula mengungkapkan, antusiasme orang tua begitu terlihat saat rapat komite sekolah digelar. Banyak wali murid mengaku lega karena salah satu pengeluaran terbesar di awal tahun ajaran kini dapat dihemat.

"Ini sangat meringankan beban orangtua. Waktu kami rapat komite, benar-benar terlihat wajah ceria orangtua murid ketika mendengar adanya seragam gratis. Mereka merasa senang, lega, karena beban mereka terbantu. Mereka sangat berterima kasih kepada bapak wali kota yang telah membuat program ini," katanya.



Ia menilai program tersebut menjadi sejarah baru bagi dunia pendidikan di Pekanbaru karena baru pertama kali direalisasikan. Selain membantu ekonomi keluarga, kebijakan itu juga mendukung keseragaman pakaian seluruh peserta didik baru.

Pamula berharap program ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, terutama keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Apresiasi serupa juga datang dari Kepala SD Negeri 128 Pekanbaru, Paisal Rusdianto. Ia mengatakan sekolah telah menyosialisasikan program tersebut kepada seluruh orangtua murid kelas 1 dan memperoleh respons yang sangat positif.

Menurutnya, sesuai kebijakan Wali Kota Agung Nugroho, setiap murid baru akan memperoleh tiga jenis seragam, yakni seragam merah putih, Pramuka, dan olahraga.

"Alhamdulillah sudah kami sampaikan ke wali murid kelas 1, responsnya sangat baik terhadap program bapak wali kota ini. Itu yang ditunggu-tunggu wali murid," ujar Paisal.

Di SD Negeri 128 Pekanbaru, sebanyak 112 murid baru akan menerima bantuan tersebut. Paisal menyebut para orangtua merasa sangat terbantu karena tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli seragam pada awal masuk sekolah.

"Ini tahun pertama adanya seragam gratis. Senang sekali wali murid, mereka menyampaikan terima kasih kepada bapak Agung Nugroho. Di sekolah kami ada 112 murid baru yang akan menerima bantuan ini," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, mengatakan program seragam gratis merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Agung Nugroho sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan akses pendidikan.

"Alhamdulillah program bapak wali kota mulai tahun ini sudah berjalan. Karena sebelumnya tidak ada seperti ini," kata Tommy.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiapkan seragam gratis bagi sekitar 9.800 murid kelas 1 SD dan 1.100 murid kelas 7 SMP negeri.

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan bantuan tas dan alat tulis untuk masing-masing 1.500 murid kelas 1 SD dan 1.500 murid kelas 7 SMP dari keluarga kurang mampu atau yang diterima melalui jalur afirmasi.

"Program ini merupakan keinginan bapak Wali Kota Agung Nugroho untuk meringankan beban masyarakat, khususnya para orangtua yang memiliki anak usia sekolah. Alhamdulillah mulai tahun ini program tersebut sudah dapat direalisasikan," pungkas Tommy.