Markarius Anwar Serukan Pencegahan HIV/AIDS Sejak Dini di Kalangan Pelajar

Wakil-Wali-Kota-Pekanbaru-Markarius3.jpg
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengajak generasi muda meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan HIV/AIDS melalui edukasi dan langkah pencegahan sejak dini.

Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS menjadi kunci untuk melindungi masa depan generasi muda sekaligus menekan angka penularan penyakit tersebut.

Markarius mengatakan HIV/AIDS dapat berdampak besar terhadap kualitas hidup seseorang, sehingga para pelajar perlu menjaga diri serta menghindari berbagai perilaku yang berisiko terhadap penularan.

"Kepada generasi muda Kota Pekanbaru, kita harus waspada dengan penularan HIV/AIDS. Penyakit ini dapat merusak masa depan, menghambat cita-cita, dan menghancurkan hati orang tua," ujarnya, Rabu 5 Agustus 2026.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang diterimanya, kasus HIV/AIDS juga ditemukan di kalangan mahasiswa. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa edukasi mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit menular, dan perilaku hidup sehat harus terus diperkuat sejak usia sekolah.



Markarius mengingatkan para pelajar agar tidak terlibat dalam perilaku yang berisiko terhadap penularan HIV. Ia juga mengajak siswa untuk berani menjaga diri dan tidak ragu melapor kepada guru apabila mengalami tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual atau menyentuh bagian tubuh pribadi tanpa persetujuan.

"Kalau ada teman yang suka memegang atau meraba bagian sensitif kita, harus segera ditegur atau dilaporkan kepada guru," katanya.

Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi peserta didik. Karena itu, guru dan kepala sekolah diminta tidak mengabaikan ataupun menutup-nutupi apabila menemukan dugaan pelecehan maupun perilaku yang dapat membahayakan siswa.

"Penanganan sejak dini sangat penting agar persoalan tidak berkembang lebih jauh dan lingkungan sekolah tetap menjadi tempat yang aman bagi seluruh peserta didik," ujarnya.

Markarius menambahkan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan terus memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), satuan pendidikan, serta lembaga keagamaan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya pencegahan, deteksi dini, dan edukasi HIV/AIDS secara berkelanjutan.