Kapolda Persembahkan Penghargaan Nugraha Sakanti untuk Masyarakat Riau

Kapolda-Persembahkan-Penghargaan-Nugraha-Sakanti-untuk-Masyarakat-Riau.jpg
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat memberikan keterangan di Mapolda Riau, Kamis, 2 Juli 2026. (Rahmadi Dwi Putra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mempersembahkan penghargaan Nugraha Sakanti yang diterima Polda Riau dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh masyarakat Riau. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara kepolisian, masyarakat, dan media.

Pernyataan itu disampaikan Irjen Herry usai memimpin kirab dan upacara penyambutan tanda kehormatan Nugraha Sakanti di Mapolda Riau, Kamis, 2 Juli 2026.

“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh keluarga besar Polda Riau, masyarakat Riau, serta rekan-rekan media yang selama ini ikut berkontribusi,” ujar Herry.

Ia mengatakan, penghargaan yang diraih menjadi bukti kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus memperjuangkan keadilan, termasuk terhadap kelestarian alam dan lingkungan di Provinsi Riau.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Kita harus terus memperjuangkan keadilan, termasuk keadilan bagi alam dan lingkungan,” katanya.

Kapolda juga mengajak masyarakat mengubah pola pikir dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, edukasi dan sosialisasi harus terus diperkuat agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh di tengah masyarakat.



“Kita harus terus mengedukasi masyarakat untuk menjaga alam, tidak menebang pohon sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan yang paling penting menanam pohon sebagai sumber kehidupan,” jelasnya.

Dalam kirab penghargaan tersebut, Herry menegaskan kegiatan itu bukan sekadar seremoni, melainkan simbol mengembalikan kehormatan kepada pemilik sesungguhnya, yakni masyarakat Riau.

“Tanpa kepercayaan, dukungan, bahkan kritik dari masyarakat, kami tidak ada apa-apanya. Kolaborasi yang terbangun bersama masyarakat dan media sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Ia menyebut kirab dengan berjalan kaki sambil membawa petaka juga menjadi simbol komitmen Polda Riau untuk tetap dekat dengan masyarakat serta memberikan pelayanan yang humanis dan berkeadilan.

“Ini adalah langkah awal untuk memperkuat pelayanan, menegakkan hukum secara adil, serta menjaga setiap jengkal tanah Melayu agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Herry berharap penghargaan Nugraha Sakanti menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Riau untuk terus menjaga kehormatan institusi melalui pengabdian yang nyata.

Di akhir sambutannya, Kapolda memohon doa dan dukungan masyarakat agar Polda Riau mampu menjaga tuah dan marwah Bumi Lancang Kuning, termasuk melindungi kelestarian lingkungan dan satwa liar.

“Kami memohon doa masyarakat Riau agar dapat menjaga alam, termasuk pohon, gajah, dan harimau, sebagai bagian dari kehidupan yang harus kita lindungi bersama,” tutupnya.