Siswa Kurang Mampu di Pekanbaru Dipastikan Dapat 5 Setel Seragam Sekolah Gratis

agung32.jpg
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memastikan peserta didik baru dari keluarga kurang mampu akan mendapatkan lima setel seragam sekolah gratis beserta perlengkapan sekolah pada tahun ajaran baru 2026.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam meringankan beban biaya pendidikan masyarakat.

Agung mengatakan, seluruh kebutuhan seragam sekolah hingga perlengkapan penunjang belajar akan ditanggung pemerintah bagi siswa yang memenuhi kriteria penerima bantuan.

"Lima set baju, lima-limanya kita tanggung beserta perangkat anak sekolahnya," ujar Agung, Senin 29 Juni 2026.

Menurutnya, Pemko Pekanbaru telah mengalokasikan anggaran khusus untuk merealisasikan program seragam sekolah gratis tersebut. Bantuan ini ditujukan bagi keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi agar anak-anak mereka tetap dapat bersekolah tanpa terbebani biaya pembelian seragam.



Ia menjelaskan, proses penyaluran bantuan tidak didasarkan pada pendataan yang dilakukan sebelumnya. Orang tua atau wali murid yang merasa memenuhi syarat cukup datang ke sekolah dan menyampaikan kondisi ekonomi keluarganya.

Selanjutnya, tim yang ditunjuk akan melakukan proses verifikasi untuk memastikan calon penerima benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu.

Verifikasi dilakukan dengan meninjau berbagai aspek, mulai dari kondisi tempat tinggal hingga latar belakang pekerjaan orang tua. Pemerintah juga mempertimbangkan kondisi khusus, seperti orang tua yang menganggur, kehilangan pasangan karena meninggal dunia, bercerai, maupun menghadapi persoalan ekonomi lainnya.

Agung menegaskan, bantuan lima setel seragam sekolah beserta perlengkapannya diprioritaskan bagi siswa yang benar-benar tidak mampu membeli seragam, sehingga penyalurannya tepat sasaran.

"Jadi intinya, warga ini tidak mampu membeli baju seragam. Ini jaminan kami," tegasnya.