RIAU ONLINE, PEKANBARU - DPRD Provinsi Riau mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera menjalin MoU atau kerja sama dengan Agrinas terkait pengelolaan lahan perkebunannya seluas 40.000 hektare.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau Abdullah mengatakan, Pemprov harus segera memanfaatkan potensi lahan tersebut sehingga dapat memberikan manfaat bagi pendapatan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Pemprov harus segera melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) antara Agrinas dan BUMD Riau untuk mengelola 40.000 lahan yang ada di Agrinas. Ini adalah potensi yang cukup besar bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya," ujarnya, Kamis, 25 Juni 2026.
Menurutnya, Biro Ekonomi Pemprov Riau sudah membahas skema kerja sama tersebut. Sehingga pihaknya mendorong agar kerja sama tersebut dapat segera diresmikan.
Ia menjelaskan, ada opsi bahwa BUMD yang akan ditunjuk untuk kerja sama tersebut adalah Riau Petroleum. Meski selama ini bergerak di bidang energi dan Migas, BUMD ini memiliki potensi karena akan menerima PI 10 persen sebesar Rp340 miliar.
"Dengan potensi modal yang dimiliki, Riau Petroleum memiliki peluang besar untuk mengelola perkebunan ini. Tinggal bagaimana segera membentuk anak perusahaan yang fokus di sektor perkebunan," jelasnya.
Selain itu, menurutnya SPR juga memiliki klasifikasi usaha yang mencakup sektor perkebunan dan kehutanan.
"Bagi kami di DPRD, yang terpenting adalah Pemprov segera menentukan BUMD yang akan bekerja sama dengan Agrinas untuk mengelola perkebunan seluas sekitar 40 ribu hektare ini," pungkasnya.

