Warga Siak Ditawarkan Bayar Seikhlasnya Jika Ingin Diterima Kerja MBG

Ilustrasi-makanan-bergizi-gratis-MBG-di-siak.jpg
Ilustrasi - Menu makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Siak. (HENDRA DEDAFTA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, SIAK - Sejumlah warga di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, mengaku pernah ditawari membayar “seikhlasnya” apabila ingin dibantu diterima bekerja di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatibaru, Kampung Jatibaru, Siak.

Informasi ini mencuat setelah beberapa warga mengaku dimintai uang saat proses pendaftaran kerja. Permintaan tersebut disebut dengan alasan adanya “biaya lain” jika ingin diprioritaskan atau dibantu agar diterima bekerja.

Sebagian warga merasa keberatan dengan adanya pungutan itu. Pasalnya, mereka mendaftar kerja untuk mencari penghasilan, namun justru diminta uang di awal proses seleksi.

“Ada yang memilih pasrah karena tidak punya uang untuk bayar,” ujar salah seorang warga kepada Riau Online, Sabtu, 23 Mei 2026. 


Warga yang tidak memiliki uang memilih tetap mengikuti proses pendaftaran dengan harapan masih memiliki kesempatan diterima tanpa harus membayar.

Program kerja di dapur MBG sendiri saat ini cukup diminati masyarakat. Selain dianggap membuka lapangan pekerjaan baru, pekerja di dapur MBG disebut sudah bisa menerima gaji dalam waktu sekitar 10 hari kerja, sehingga banyak warga tertarik mendaftar.

Asisten lapangan SPPG Jatibaru, Resky, membenarkan dirinya pernah menyampaikan adanya biaya kepada calon pekerja. Namun ia menegaskan pembayaran tersebut tidak bersifat wajib.

“Tidak wajib, hanya saya sampaikan ada biaya lain kalau mau dibantu diterima. Dan nominalnya juga tidak hanya tetapkan,” kata Resky.

Ia juga mengaku tindakan tersebut merupakan inisiatif pribadi untuk mendapatkan tambahan uang.