Korban Hilang di Sungai Inhu Ditemukan Meninggal, Tim SAR Sisir Hingga 10 KM

Korban-Hilang-di-Sungai-Inhu-Ditemukan-Meninggal-Tim-SAR-Sisir-Hingga-10-KM.jpg
Korban tenggelam di Sungai Inhu ditemukan tewas sejauh 10 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang, Selasa, 19 Mei 2026. (Dok. SAR Pekanbaru)

RIAU ONLINE, INDRAGIRI HULU - Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang di aliran sungai wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Minggu, 17 Mei 2026 lalu. 

Korban, Ardi Yahya (34) ditemukan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari oleh personel gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru bersama unsur SAR lainnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi menjelaskan, tim rescue menerima informasi kejadian dan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian.

"Pada tanggal 17 Mei 2026 pukul 01.35 WIB, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru tiba di lokasi kejadian pada titik koordinat 0°22'45"S 102°20'47"E".

"Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR yang terlibat dan dilanjutkan dengan pemantauan di sekitar lokasi kejadian," ujar Budi Cahyadi, Selasa, 19 Mei 2026.



Operasi pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa, 19 Mei 2026, dengan menyisir aliran sungai yang diduga menjadi lokasi hanyutnya korban. 

Tim SAR Gabungan membagi area pencarian dan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet serta pemantauan di sepanjang bantaran sungai.

"Pada tanggal 19 Mei 2026, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dan penyisiran sejauh kurang lebih 3 kilometer ke arah hilir sungai dari lokasi kejadian perkara sesuai dengan rencana operasi SAR hari kedua," jelasnya.

Upaya pencarian yang dilakukan sejak pagi akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 13.45 WIB, korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan pada titik koordinat 00°20’36” S 102°23’17” E atau sekitar 10 kilometer dari lokasi awal kejadian.

"Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Indragiri Hulu untuk penanganan lebih lanjut," terang Budi.

Suasana haru menyelimuti proses evakuasi korban. Keluarga korban yang sejak awal menunggu proses pencarian tampak tak kuasa menahan kesedihan ketika jasad korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Budi Cahyadi juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut. Menurutnya, keberhasilan operasi tidak terlepas dari sinergitas yang baik antarinstansi selama proses pencarian berlangsung.

"Pada pukul 14.00 WIB, setelah korban berhasil dievakuasi, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing," tutupnya.