Gagal Mendahului Truk, Siswi Tewas Terlindas Truk di Jalan Sri Palas

Lokasi-kecelakaan-siswi-di-palas.jpg
Lokasi kecelakaan yang menewaskan siswi di Jalan Sri Palas, Pekanbaru, Kamis, 14 Mei 2026. (Dok. Satlantas Polresta Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Seorang siswi tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Sri Palas, Kecamatan Rumbai Barat, Kamis, 14 Mei 2025, sekitar pukul 17.10 WIB. 

Sepeda motor yang dikendarai korban, Cilvy Septiliandi (13), warga Jalan Sri Intan, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat, terjatuh dan terlindas dump truck.

Saat itu, korban mengendarai Honda Beat BM 4668 ABV berboncengan dengan temannya, Azizah Kanzah Azahrah (12), bergerak dari arah utara menuju selatan di Jalan Sri Palas. 

Sesampainya di dekat Kantor Camat Rumbai Barat, korban diduga berusaha mendahului dump truck Mitsubishi Colt Diesel BM 9872 NU yang dikemudikan oleh Jhonson Afriady (45), seorang sopir asal Tenayan Raya, Pekanbaru.

"Diduga saat mendahului mobil truk, sepeda motor korban diduga kehilangan keseimbangan setelah melewati permukaan jalan berpasir di atas aspal. Motor kemudian terjatuh ke sisi kanan jalan," jelas Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana, Jumat, 15 Mei 2026.

Akibatnya, korban terpental ke arah dump truck dan bagian kepalanya terlindas roda kendaraan berat yang berada tepat di sampingnya. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala.


"Sementara itu, rekan korban yang juga penumpang sepeda motor, Azizah, mengalami cedera di bagian bahu dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros A. Yani Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.," jelasnya.

AKP Satrio mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak dalam berkendara di jalan raya.

Ia mengingatkan agar anak di bawah umur tidak diberikan izin mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya, karena sangat berisiko terhadap keselamatan.

"Selain itu, pengendara juga harus lebih berhati-hati saat mendahului kendaraan besar dan memperhatikan kondisi jalan," pungkasnya.

Saat ini, kendaraan dump truck telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sedangkan, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk proses visum, sedangkan korban luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.