RIAU ONLINE, PEKANBARU - Satuan Brimob Polda Riau kembali menunjukkan peran aktifnya dalam membantu masyarakat melalui program pembangunan dan renovasi infrastruktur jembatan di berbagai wilayah pedesaan.
Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 39 jembatan di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau berhasil diselesaikan dan kini telah dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Program yang dijalankan melalui Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II itu melibatkan personel gabungan, dengan Satbrimob Polda Riau menjadi garda terdepan dalam pengerjaan di lapangan.
Kehadiran personel Brimob tak hanya membangun akses penghubung, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di daerah terpencil.
Jembatan yang telah rampung tersebar di wilayah Siak, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Pelalawan hingga Kuantan Singingi.
Sebelumnya, banyak di antaranya dalam kondisi rusak berat dan membahayakan keselamatan warga, termasuk para pelajar yang setiap hari melintas menuju sekolah.
Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui semangat gotong royong.
"Personel kami tidak hanya membangun jembatan, tetapi juga membangun rasa aman dan harapan masyarakat. Kami ingin akses warga menjadi lebih mudah sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial dapat berjalan lancar," ujar I Ketut Gede Adi Wibawa, Kamis, 14 Mei 2026.
I Ketut Gede menjelaskan, selain membangun jembatan baru, Satgas juga melakukan renovasi total terhadap sejumlah jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan.
Medan berat, cuaca hujan, hingga arus sungai deras menjadi tantangan tersendiri bagi personel di lapangan. Namun proses pengerjaan tetap berjalan sesuai target.
Saat ini, sebanyak 37 jembatan lainnya masih dalam tahap pembangunan di berbagai daerah, sementara tujuh titik tambahan tengah memasuki tahap persiapan.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian ialah pembangunan jembatan sepanjang 168 meter di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir.
Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel Satgas, khususnya Satbrimob Polda Riau yang bekerja langsung di tengah masyarakat.
"Jembatan bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung masa depan masyarakat menuju pendidikan, pelayanan kesehatan, dan peningkatan ekonomi. Saya bangga terhadap dedikasi personel yang bekerja tulus demi kepentingan masyarakat," ujar Kapolda.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur sederhana yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.
"Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Ketika akses terbuka, aktivitas masyarakat menjadi lebih aman dan roda perekonomian dapat bergerak lebih baik," harapnya.
Program pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI terkait pentingnya pemerataan akses, keselamatan masyarakat desa, dan dukungan terhadap pendidikan di wilayah terpencil.

