RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau, Imustiar memberikan tanggapan terkait pengumuman 3 nama calon Direktur dan Komisaris PT Sarana Pembangunan Riau (SPR).
Menurutnya, calon yang ditetapkan nantinya haruslah benar-benar mempunyai kemampuan untuk memajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Pihaknya juga percaya, tim pansel telah melakukan seleksi dengan ketat dan profesional terkait hal tersebut.
"Saya yakin ketika Pansel memutuskan hal tersebut tentu sudah melalui pertimbangan dan penilaian yang maksimal," ujarnya, Senin 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan, sebagai lembaga mitra, DPRD Riau juga berharap agar direktur SPR yang terpilih benar-benar memiliki visi bisnis yang kuat. Sebab posisi tersebut berkaitan langsung dengan pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan daerah.
"Kita berharap direktur terpilih adalah sosok yang punya visi bisnis. Karena target kita bagaimana pendapatan daerah meningkat, dan tentu dengan meningkatnya pendapatan daerah, kita lebih bisa membangun Provinsi Riau ini," jelasnya.
Komisaris juga diharapkan mampu memahami fungsinya sebagai pengawas.
"Jangan sampai jadi komisaris yang hanya duduk saja, tapi tidak memahami tugas dan fungsinya. Harapan kita ke depan komisaris yang benar-benar aktif dan menjalankan fungsi pengawasan dengan baik," jelasnya.
Seperti diketahui, Tim Pansel PT SPR telah mengumumkan daftar calon Komisaris dan Direktur yang dinyatakan lolos seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Pengumuman tersebut berdasarkan Berita Acara Panitia Seleksi No.26/PANSEL/SPR/2026 tanggal 08 Mei 2026.
Ketua Pansel PT SPR, M Job Kurniawan menyebutkan dari hasil UKK tersebut, dinyatakan sebanyak 3 peserta yang dinyatakan lolos pada masing-masing jabatan.
Nama peserta yang dinyatakan lolos untuk calon Komisaris, yakni Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Mardoni Akrom, Kepala Biro Perekonomian dan SDA Sri Irianto serta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Zulfahmi.
"Untuk calon direktur, yaitu Alpasirin, Muhammad Haris dan Taufik Arrakhman," ujar Ketua Pansel, M Job.

