Jembatan Damon Rampung Usai 15 Hari Berjibaku di Tengah Lumpur dan Pasang Laut

Pengerjaan-jembatan-damon.jpg
Pengerjaan jembatan di Kelurahan Damon, Bengkalis (Dok. Polda Riau)

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Setelah melalui proses pengerjaan selama dua pekan lebih, pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih Tahap II di Kelurahan Damon, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, akhirnya tuntas 100 persen.

Jembatan yang dibangun personel Satgas Darurat Pembangunan Infrastruktur Jembatan Presisi Merah Putih Wilayah Hukum Polres Bengkalis itu kini siap digunakan masyarakat sebagai akses penghubung utama dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Keberadaan jembatan tersebut menjadi solusi penting bagi warga, khususnya dalam mendukung mobilitas masyarakat pesisir, akses pendidikan anak-anak, hingga memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi warga Kelurahan Damon.

Dengan panjang mencapai 60 meter dan lebar 2 meter, jembatan itu dibangun melalui kerja keras personel Satgas yang setiap harinya bekerja rata-rata delapan jam selama 15 hari penuh. 

Pada tahap akhir pengerjaan, personel melakukan pengecatan pagar serta finishing untuk memastikan kondisi jembatan aman dan nyaman dilalui masyarakat.

Di balik rampungnya pembangunan tersebut, terdapat perjuangan personel di lapangan yang harus menghadapi berbagai tantangan alam. 

Kondisi tanah berlumpur, aliran sungai, hingga pasang surut air laut menjadi hambatan utama selama proses pembangunan berlangsung. Meski begitu, seluruh personel tetap menunjukkan dedikasi tinggi demi menuntaskan pembangunan tepat waktu.


Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, mengatakan pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurutnya, Brimob tidak hanya menjalankan tugas dalam aspek keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui pembangunan fasilitas yang benar-benar dibutuhkan warga.

"Pembangunan jembatan ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk pengabdian Brimob Polri untuk masyarakat".

"Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat mempermudah aktivitas masyarakat, meningkatkan keselamatan, serta menjadi sarana penghubung yang membawa manfaat besar bagi warga Kelurahan Damon," ujar Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur seperti jembatan menjadi bagian dari implementasi program Presisi Polri yang mengedepankan pelayanan humanis dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan wilayah pesisir.

"Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Ketika akses masyarakat terbantu, ekonomi bergerak, anak-anak lebih mudah pergi ke sekolah, maka di situlah tugas pengabdian kami memiliki arti," tegasnya.

Kehadiran jembatan tersebut pun disambut antusias masyarakat setempat. Selama ini, warga harus berhati-hati saat melintasi jalur penghubung yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak dan berisiko, terutama ketika musim hujan atau air pasang.

Kini, dengan berdirinya Jembatan Presisi Merah Putih, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. 

Selain mempermudah akses antarwilayah, jembatan itu juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.