Puluhan Cleaning Service Kantor Gubri Merasa Dibohongi: Gaji Tak Naik, Jam Kerja Bertambah

Ilustrasi-Cleaning-service.jpg
Ilustrasi Cleaning service (Gemini AI)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Puluhan petugas kebersihan (cleaning service) di lingkungan Kantor Gubernur Riau (Gubri) merasa dibohongi, karena penambahan jam kerja tidak diikuti dengan kenaikan gaji sesuai yang dijanjikan. 

Satu di antara cleaning service, yang enggan disebutkan namanya mengungkap jam kerja mereka kini bertambah, dari yang sebelumnya pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB menjadi pukul 06.00 WIB sampai 17.00 WIB. Perubahan tersebut mulai diberlakukan setelah Hari Raya Idul Fitri 2026.

“Dulu kami masuk jam 7 pagi sampai jam 4 sore, sekarang masuk jam 6 pagi pulang jam 5 sore,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.

Dengan skema baru tersebut, mereka bekerja sekitar 11 jam per hari atau bertambah dua jam dibandingkan sebelumnya. Selain itu, mereka juga bekerja selama enam hari dalam sepekan, yakni Senin hingga Sabtu.

Hal berbeda tercermin bagi cleaning service yang ditugaskan di Masjid Al-Hidayah Kantor Gubernur Riau. Meski hari Minggu, mereka wajib masuk kerja untuk membersihkan masjid. 


Meski beban kerja meningkat, gaji yang diterima para cleaning service masih berada di angka Rp2,3 juta per bulan. Padahal, sebelumnya sempat ada janji kenaikan upah menjadi Rp2,7 juta, terutama saat Ramadan.

“Waktu bulan puasa dijanjikan naik jadi Rp2,7 juta karena jam kerja bertambah, dan nanti ada teken kontrak yang baru. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” keluhnya.

Jika dihitung, dengan jam kerja terbaru sekitar 66 jam per minggu (11 jam x 6 hari), beban kerja para cleaning service dinilai cukup tinggi. Kondisi ini semakin terasa berat karena tidak diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan

Para cleaning service berharap pihak terkait dapat segera menepati janji kenaikan gaji serta menyesuaikan upah dengan beban kerja yang mereka jalani saat ini.

“Kami hanya berharap ada kejelasan dan keadilan. Jam kerja sudah bertambah, semoga gaji juga bisa disesuaikan,” tutupnya.