Banjir Rendam Jalan Kusuma Indah Pekanbaru, Ibu dan Anak Terperosok

Ibu-anak-terperosok-ke-banjir.jpg
Ibu dan anak terperosok ke jalan berlubang yang digenangi banjir di Jalan Kusuma Pekanbaru, Rabu, 6 Mei 2026. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Genangan banjir kembali merendam ruas Jalan Kusuma Indah Pekanbaru, tepatnya di kawasan Kecamatan Bukit Raya, Simpang Tiga, Rabu 6 Mei 2026.

Air berwarna keruh dengan arus cukup deras tidak hanya menutup badan jalan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat seorang ibu pengendara sepeda motor berjuang melintasi genangan banjir. Motor yang dikendarainya tiba-tiba mogok di tengah jalan, memaksanya turun dan mendorong kendaraan tersebut.

Situasi semakin memprihatinkan karena di atas motor tampak seorang anak kecil yang tetap duduk sambil berpegangan, sementara sang ibu berusaha mendorong di tengah arus air yang mengalir.

Tak hanya itu, momen menegangkan terjadi ketika sang ibu terperosok terperosok ke lubang yang tertutup genangan. Sang ibu terlihat kehilangan keseimbangan sejenak, sementara anaknya tampak panik di atas kendaraan. Beruntung, beberapa warga di sekitar lokasi segera membantu mendorong motor tersebut agar tidak terjatuh.


Kondisi banjir ini menyebabkan banyak kendaraan, terutama sepeda motor, mengalami mogok saat melintas. Selain itu, genangan yang menutupi permukaan jalan membuat pengendara kesulitan mengantisipasi lubang maupun kerusakan jalan lainnya.

Warga setempat mengaku banjir di kawasan tersebut kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi, terutama karena sistem drainase yang dinilai tidak mampu menampung debit air.

“Kondisi seperti ini sering terjadi kalau hujan deras. Jalan jadi seperti sungai, banyak motor mogok,” ujar Andi, seorang warga.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya penanganan serius terhadap persoalan banjir di Kota Pekanbaru. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Masyarakat pun berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan drainase dan banjir yang terus berulang di sejumlah titik di Pekanbaru.