Jembatan Merah Putih di Kubu Pauh Rohul Rampung, Permudah Akses Warga

Brimobda-riau-selesaikan-jembatan.jpg
Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II menyelesaikan tahap akhir pembangunan jembatan di usun Kubu Pauh, Kecamatan Rambah Samo, Rohul, Senin, 4 Mei 2026. (Dok. Brimobda Riau)

RIAU ONLINE, ROHUL - Satuan Brimob Polda Riau melalui Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II berhasil merampungkan pembangunan jembatan di Dusun Kubu Pauh, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin, 4 Mei 2026.

Pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini mengandalkan akses terbatas untuk beraktivitas. 

Kehadiran jembatan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan keselamatan serta membuka konektivitas antarwilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Sejak awal pengerjaan, personel Satgas menunjukkan dedikasi tinggi dengan bekerja secara disiplin, terukur, dan penuh semangat pengabdian. 

Proses pembangunan dilakukan secara bertahap, mulai dari penyiapan material, pembangunan struktur utama, hingga tahap penyempurnaan.

Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap akhir, yakni pengecatan lanjutan serta pembersihan area sekitar jembatan. Tahap ini menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur tersebut siap digunakan secara maksimal oleh masyarakat.


Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam pembangunan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Pembangunan jembatan ini adalah bentuk nyata pengabdian Brimob kepada masyarakat. Kami ingin memastikan akses warga menjadi lebih baik, aman, dan mampu mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk pendidikan dan perekonomian," ujar Kombes I Ketut.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Brimob tidak semata-mata dalam konteks pengamanan, melainkan turut berperan aktif dalam membantu pembangunan, khususnya di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih.

"Kehadiran kami harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan di lapangan, termasuk infrastruktur dasar seperti jembatan ini," tambahnya.

Dengan rampungnya pembangunan tersebut, masyarakat Dusun Kubu Pauh kini memiliki akses yang lebih aman dan layak untuk menunjang berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi hingga pendidikan anak-anak.

Program Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi sendiri menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pelosok. 

Melalui kerja keras dan kolaborasi yang solid, Satbrimob Polda Riau terus menunjukkan perannya sebagai pelindung, pengayom, sekaligus penggerak pembangunan.

"Ke depan, diharapkan pembangunan serupa dapat terus dilakukan di berbagai wilayah lain yang masih mengalami keterbatasan akses, sehingga pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok negeri," pungkasnya.