Warga Pekanbaru Mulai Kesulitan Dapatkan Pertalite

Warga-Pekanbaru-Mulai-Kesulitan-Dapatkan-Pertalite.jpg
Antrean Pertalite di salah satu SPBU di Pekanbaru (Herianto Wibowo/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Warga Kota Pekanbaru mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dalam beberapa hari terakhir.

Kelangkaan pasokan ini menyebabkan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di beberapa titik Kota Pekanbaru mengalami kekosongan stok.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah SPBU yang biasanya melayani penjualan Pertalite kini terpantau kehabisan stok. Kondisi tersebut terjadi di SPBU Jalan Sembilang, kawasan Rumbai, SPBU Jalan Ababil, serta SPBU Jalan Durian di Kecamatan Sukajadi.

Akibat terbatasnya pasokan, warga yang bergantung pada BBM bersubsidi mulai merasakan dampaknya. Tidak sedikit pengendara sepeda motor maupun mobil yang terpaksa berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya demi mendapatkan Pertalite.


“Biasanya isi Pertalite mudah, tapi sekarang harus keliling dulu cari SPBU yang masih ada stok. Kadang sudah antre, ternyata habis,” ujar Musa, Jumat 1 Mei 2026.

Kondisi ini memicu antrean kendaraan di beberapa SPBU yang masih memiliki stok Pertalite seperti di SPBU Jalan Arifin Ahmad. 

Sejumlah pengendara mengaku khawatir kelangkaan tersebut akan terus berlanjut karena dapat mengganggu aktivitas harian, terutama bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk bekerja.

“Kalau begini terus tentu menyulitkan masyarakat. Apalagi banyak warga bergantung pada Pertalite karena harganya lebih terjangkau,” kata Musa. 

Kelangkaan Pertalite ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat BBM bersubsidi masih menjadi pilihan utama warga untuk memenuhi kebutuhan transportasi sehari-hari di Kota Bertuah.