RIAU ONLINE, PEKANBARU - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru.
Klinik Pratama yang berada di lingkungan Lapas tersebut berhasil meraih Juara II Klinik Terbaik tingkat nasional, sebuah capaian yang menegaskan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi warga binaan.
Penghargaan bergengsi itu diterima langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, dalam rangkaian kegiatan Tasyukuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).
Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja optimal serta dedikasi tinggi dalam memberikan layanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berkelanjutan kepada warga binaan pemasyarakatan.
Dalam keterangannya, Yuniarto mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas pencapaian tersebut.
Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran, khususnya tenaga kesehatan di Klinik Pratama.
"Penghargaan ini adalah hasil dari dedikasi seluruh petugas, terutama tim medis yang setiap hari bekerja dengan penuh tanggung jawab dan empati. Ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan," ujar Yuniarto, Selasa, 28 April 2026.
Menurutnya, keberhasilan Klinik Pratama Lapas Pekanbaru menembus tingkat nasional menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan mampu bersaing dan memenuhi standar yang ditetapkan secara nasional.
Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini akan menjadi pemacu semangat untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi warga binaan.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih tepat. Ini bagian dari upaya kami mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berintegritas," tambahnya.
Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima” menjadi refleksi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, termasuk melalui peningkatan kualitas layanan di dalam Lapas.
Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, tetapi juga menjadi inspirasi bagi unit pemasyarakatan lainnya di seluruh Indonesia untuk terus berbenah dan meningkatkan standar pelayanan, khususnya di bidang kesehatan.
"Dengan torehan prestasi ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan kualitas layanan sekaligus mendorong terwujudnya sistem pemasyarakatan yang lebih profesional, modern, dan berorientasi pada kemanusiaan," tutupnya.

