Berada di Jalur Selat Malaka, Bengkalis Punya Peran Strategis Pertahanan dan Ekonomi

Pangdam-di-bengkalis.jpg
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo kunjungan kerja di Wisma Sri Mahkota, Senggoro, Selasa, 28 April 2026. (Dok Kodam XIX/Tuanku Tambusai)

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, menggarisbawahi peran vital Kabupaten Bengkalis dalam pertahanan dan ekonomi nasional, karena berada di jalur Selat Malaka yang menjadi lintasan vital perdagangan dan mobilitas internasional.

Hal ini disampaikan Pangdam saat melakukan kunjungan kerja dan pertemuan bersama jajaran Forkopimda di Wisma Sri Mahkota, Senggoro, Selasa, 28 April 2026.

"Letak geografis Bengkalis yang berada di jalur Selat Malaka menjadikannya wilayah yang sangat strategis. Ini menuntut kesiapsiagaan tinggi dari seluruh elemen, terutama dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang,” tegas Pangdam.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang solid antarinstansi merupakan kunci utama dalam merumuskan konsep pembangunan yang selaras dengan kepentingan pertahanan wilayah.

"Kita harus membangun komunikasi yang intens dan koordinasi yang kuat. Sinergi bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam langkah nyata untuk menjaga stabilitas dan memastikan pembangunan berjalan selaras serta berkelanjutan," tambahnya.


Selain fokus pada stabilitas keamanan dan pembangunan, Pangdam juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menjadi ancaman di wilayah Riau.

"Upaya pencegahan dini harus menjadi prioritas. Kita perlu memperkuat kolaborasi lintas sektor serta meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat agar potensi karhutla dapat diminimalisir," pesannya.

Sementara itu, Bupati Bengkalis Kasmarni yang menyambut kedatangan  Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan lintas sektor sebagai fondasi utama dalam membangun daerah.

"Sinergi dan kolaborasi antarinstansi harus terus kita perkuat. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan," ujar Kasmarni, Selasa, 28 April 2026.

Kehadiran Pangdam XIX/Tuanku Tambusai di Bengkalis pun diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menjadi energi baru dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.